-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Disdik Bogor Pastikan Tak Ada Siswa Putus Sekolah, Sediakan Beasiswa ke Swasta

    Indate News
    10/09/25, September 10, 2025 WIB Last Updated 2025-09-09T22:35:47Z


    indate.net-BOGOR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menyiapkan program beasiswa bagi siswa yang tidak diterima di Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri. Mulai tahun ajaran 2026, para siswa tetap bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan biaya ditanggung pemerintah.


    Kepala Bidang SMP Disdik Kota Bogor, Ahmad Furqon, menjelaskan beasiswa yang diberikan senilai Rp3 juta per siswa per tahun. Tahun depan, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 miliar dengan kuota mencapai 2.000 siswa.


    “Anak-anak yang tidak diterima di SMP negeri bisa memilih sekolah swasta yang bermitra dengan kami. Biayanya sudah ditanggung lewat program beasiswa, sehingga mereka bisa sekolah gratis,” kata Furqon, Selasa (9/9/2025).


    Dasar hukum program ini akan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) dan dibahas bersama Komisi IV DPRD Kota Bogor. Nantinya, sekolah swasta yang bermitra adalah sekolah yang menjadi pilihan ketiga dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).


    “Tahun lalu ada 73 sekolah swasta yang menjadi pilihan ketiga di SPMB. Sekolah-sekolah itu nanti ditawarkan untuk ikut program beasiswa,” tambahnya.


    Beasiswa ini diprioritaskan bagi siswa dari keluarga miskin. Namun jika kuota masih tersedia, pemerintah juga membuka kesempatan bagi siswa berprestasi dan kelompok rentan, seperti anak dari keluarga korban pemutusan hubungan kerja (PHK).


    Program tersebut akan dievaluasi setiap tahun agar tepat sasaran. Siswa yang dinilai memenuhi kriteria bisa mendapatkannya secara berkelanjutan hingga lulus, dengan total nilai beasiswa mencapai Rp9 juta.


    “Biaya beasiswa tidak hanya untuk pembangunan di awal masuk, tapi bisa dialihkan ke kebutuhan lain seperti seragam, buku, dan perlengkapan sekolah. Intinya jangan sampai ada lagi biaya tambahan yang membebani siswa,” jelas Furqon.(*)

     

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini