indate.net-BOGOR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menyiapkan program beasiswa bagi siswa yang tidak diterima di Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri. Mulai tahun ajaran 2026, para siswa tetap bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan biaya ditanggung pemerintah.
Kepala Bidang SMP Disdik Kota Bogor, Ahmad Furqon,
menjelaskan beasiswa yang diberikan senilai Rp3 juta per siswa per tahun. Tahun
depan, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 miliar dengan kuota
mencapai 2.000 siswa.
“Anak-anak yang tidak diterima di SMP negeri
bisa memilih sekolah swasta yang bermitra dengan kami. Biayanya sudah
ditanggung lewat program beasiswa, sehingga mereka bisa sekolah gratis,” kata
Furqon, Selasa (9/9/2025).
Dasar hukum program ini akan dituangkan dalam
Peraturan Wali Kota (Perwali) dan dibahas bersama Komisi IV DPRD Kota Bogor.
Nantinya, sekolah swasta yang bermitra adalah sekolah yang menjadi pilihan
ketiga dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
“Tahun lalu ada 73 sekolah swasta yang menjadi
pilihan ketiga di SPMB. Sekolah-sekolah itu nanti ditawarkan untuk ikut program
beasiswa,” tambahnya.
Beasiswa ini diprioritaskan bagi siswa dari
keluarga miskin. Namun jika kuota masih tersedia, pemerintah juga membuka
kesempatan bagi siswa berprestasi dan kelompok rentan, seperti anak dari
keluarga korban pemutusan hubungan kerja (PHK).
Program tersebut akan dievaluasi setiap tahun
agar tepat sasaran. Siswa yang dinilai memenuhi kriteria bisa mendapatkannya
secara berkelanjutan hingga lulus, dengan total nilai beasiswa mencapai Rp9
juta.
“Biaya beasiswa tidak hanya untuk pembangunan
di awal masuk, tapi bisa dialihkan ke kebutuhan lain seperti seragam, buku, dan
perlengkapan sekolah. Intinya jangan sampai ada lagi biaya tambahan yang
membebani siswa,” jelas Furqon.(*)


