indate.net-Bogor-Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor bersama PC Wanita Syarikat Islam Kota Bogor menggelar seminar sosialisasi bertajuk “Edukasi, Deteksi Dini, dan Pendampingan Anak Berbasis Keluarga” pada Senin (27/4/2026) di Gedung PPIB Kota Bogor.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan dalam perlindungan anak, di tengah meningkatnya tantangan sosial seperti kekerasan, perundungan (bullying), serta dampak negatif perkembangan digital terhadap anak dan remaja.
Ketua PC Wanita Syarikat Islam Kota Bogor, Anni Farhani, menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter dan ketahanan anak sejak dini. Ia menyebut edukasi bagi orang tua menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi tumbuh kembang anak.
“Perlindungan anak harus dimulai dari rumah. Anak membutuhkan perhatian, pendampingan, serta komunikasi yang baik dari keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Komisioner KPAID Kota Bogor, Geri Tri Ilkanova, menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga dan organisasi masyarakat menjadi langkah strategis untuk memperluas edukasi kepada publik.
Ia juga menyoroti pentingnya deteksi dini terhadap berbagai persoalan anak guna mencegah terjadinya kekerasan, perundungan, maupun perilaku berisiko lainnya.
“Dengan deteksi dini, berbagai potensi masalah dapat diantisipasi sejak awal,” jelasnya.
Seminar ini diikuti oleh para ibu, aktivis perempuan, penggerak literasi keluarga, serta masyarakat umum. Peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan diskusi interaktif yang membahas pola pengasuhan, komunikasi keluarga, hingga pendampingan anak di era digital.
Kegiatan berlangsung edukatif dan interaktif, dipandu oleh moderator Kuslinah serta pembawa acara Halimahatul Sadiah.
Melalui kegiatan ini, KPAID dan PC Wanita Syarikat Islam Kota Bogor berharap dapat mendorong kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama perlindungan anak di Kota Bogor.(*)


