-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Disperumkim Apresiasi Warga Cimanggu yang Gotong Royong Perbaiki Drainase, Usulan Perbaikan Total Masuk 2027

    Indate News
    11/06/26, Juni 11, 2026 WIB Last Updated 2026-06-11T00:18:09Z


    indate.net-BOGOR – Warga Kampung Cimanggu Gang Tijan, RT 02 RW 15, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, bergotong royong memperbaiki saluran air atau drainase di kawasan Jalan Abdullah Bin Nuh. Langkah swadaya tersebut dilakukan sebagai upaya mengatasi genangan air yang kerap terjadi saat hujan turun.


    Menurut warga, kondisi drainase di kawasan tersebut sudah lama membutuhkan penanganan yang lebih optimal. Akibat saluran air yang tidak berfungsi dengan baik, genangan air sering muncul dan mengganggu aktivitas masyarakat serta pengguna jalan.


    Ketua RT 02 RW 15, Hermansyah, mengatakan permasalahan drainase telah menjadi keluhan warga selama bertahun-tahun. Saat hujan dengan intensitas tinggi turun, air kerap meluap hingga menggenangi badan jalan.


    "Ketika hujan turun, genangan air cukup tinggi karena di sekitar Jalan Abdullah Bin Nuh ini belum memiliki saluran air yang memadai. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan sangat mengganggu aktivitas warga," ujar Hermansyah, Minggu (8/6/2026).


    Ia menjelaskan, sebelumnya pernah dilakukan penanganan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor. Namun, menurutnya, pekerjaan tersebut masih terbatas pada pembersihan saluran dan belum menyentuh perbaikan secara menyeluruh.


    Kondisi tersebut mendorong warga untuk mengambil inisiatif melakukan perbaikan secara gotong royong. Selain bertujuan mengurangi genangan air, kegiatan tersebut juga dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang melintas di kawasan itu.


    Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, mengatakan pihaknya telah merespons keluhan warga melalui usulan yang disampaikan pihak kelurahan. Menurutnya, tim Disperumkim telah melakukan survei lapangan sejak awal tahun 2026.


    "Keluhan warga melalui kelurahan sudah kami respons. Disperumkim telah melakukan survei pada Januari 2026. Setelah survei dilakukan, kemudian disusun perencanaan untuk dimasukkan sebagai usulan program penanganan," kata Chusnul.


    Ia mengapresiasi inisiatif warga yang secara mandiri bergotong royong memperbaiki drainase lingkungan. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggalnya.


    "Alhamdulillah warga bergotong royong untuk memperbaikinya. Kesadaran masyarakat cukup tinggi untuk peningkatan kualitas lingkungannya. Biasanya masyarakat cenderung menunggu, tetapi warga Cimanggu justru sudah mendahului dengan semangat gotong royong," ujarnya.


    Chusnul menambahkan, Disperumkim berharap perbaikan drainase secara menyeluruh dapat direalisasikan melalui dukungan anggaran pemerintah pada tahun mendatang.


    "Mudah-mudahan pada tahun anggaran 2027 tersedia anggaran untuk perbaikan secara menyeluruh sehingga permasalahan drainase di kawasan tersebut dapat tertangani dengan lebih optimal," katanya.


    Warga berharap pemerintah, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga Pemerintah Kota Bogor, terus memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur dasar di lingkungan mereka. Sistem drainase yang baik dinilai penting untuk menjaga kualitas lingkungan sekaligus mengurangi risiko genangan dan banjir saat musim hujan.


    Dengan adanya usulan yang telah masuk dalam perencanaan pemerintah dan dukungan partisipasi masyarakat, warga berharap penanganan drainase di Jalan Abdullah Bin Nuh dapat segera terealisasi sehingga aktivitas sehari-hari tidak lagi terganggu saat hujan turun.(JM)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini