indate.net-BOGOR-Dedi A Bachtiar resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor pada Senin, 13 April 2026. Keputusan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada KONI Provinsi Jawa Barat.
Informasi yang dihimpun, surat pengunduran diri itu diserahkan langsung kepada Ketua KONI Jawa Barat, Muhammad Budiana. Langkah Dedi disebut-sebut mengakhiri dinamika yang terjadi, baik di internal organisasi maupun dengan sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor).
Dedi A Bachtiar diketahui merupakan mantan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor yang pernah menduduki sejumlah posisi strategis.
Menindaklanjuti pengunduran diri tersebut, KONI Provinsi Jawa Barat akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) atau karateker untuk menjalankan roda organisasi di KONI Kabupaten Bogor.
Wakil Ketua I KONI Jawa Barat, Andrian Tedjakusuma, mengatakan penunjukan Plt dilakukan sesuai ketentuan organisasi yang berlaku.
“Karateker atau Plt akan bertugas menjalankan roda organisasi di KONI Kabupaten Bogor, termasuk mempersiapkan agenda pemilihan ketua KONI Kabupaten Bogor yang baru,” ujar Andrian saat ditemui di kawasan Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan, posisi Plt bersifat sementara dan memiliki kewenangan terbatas, sehingga tidak diperkenankan mengambil kebijakan strategis.
Menurut Andrian, penunjukan Plt dilakukan karena pengunduran diri Dedi A Bachtiar merupakan keputusan pribadi, bukan hasil mosi tidak percaya.
“Kalau mengacu pada aturan, KONI Provinsi Jawa Barat akan menunjuk Plt, karena Pak Dedi mundur bukan karena mosi tidak percaya, tetapi atas kemauan sendiri,” jelasnya.
KONI Jawa Barat selanjutnya akan mengawal proses transisi kepemimpinan hingga terpilihnya ketua definitif melalui mekanisme organisasi yang berlaku.(*)


