indate.net-BOGOR-Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Suryakencana, Kota Bogor, kembali meningkat meski sebelumnya telah dilakukan penertiban dan relokasi. Sejumlah warga melaporkan para pedagang mulai beroperasi lagi sejak Jumat (3/4/2026), terutama pada sore hingga pagi hari.
Pantauan di lapangan menunjukkan PKL kembali berjualan di beberapa titik, di antaranya Jalan Lawang Seketeng, Jalan Roda, dan Jalan Pedati. Transaksi jual beli di lokasi tersebut terlihat berlangsung normal dengan kehadiran pembeli yang cukup ramai.
Fenomena ini juga menjadi sorotan di media sosial. Salah satu akun, @bogor.issue, mengunggah video yang memperlihatkan aktivitas PKL yang kembali beroperasi pasca penertiban. Unggahan tersebut memicu beragam respons dari warganet, termasuk pertanyaan terkait konsistensi penegakan aturan oleh Pemerintah Kota Bogor.
Upaya pengawasan kawasan melibatkan sejumlah instansi, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor. Satpol PP bertugas melakukan penertiban, sementara Dishub melakukan penyekatan terhadap kendaraan pengangkut barang dagangan.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menghadapi berbagai kendala di lapangan meskipun patroli dan penjagaan dilakukan sepanjang waktu.
Menurutnya, para pedagang kerap mencari celah untuk menghindari pengawasan. Salah satu caranya adalah melakukan bongkar muat barang di luar area pasar, lalu mengangkutnya menggunakan sepeda motor.
Selain itu, masih adanya toko yang menjual komoditas serupa juga dimanfaatkan sebagai alasan oleh pedagang untuk tetap beraktivitas di kawasan tersebut. Mereka berdalih hanya mengantarkan barang ke toko.
“Pedagang juga memanfaatkan momen pergantian petugas untuk kembali masuk. Ini menjadi tantangan bagi kami di lapangan,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Dody menambahkan, berbagai pelanggaran lain juga ditemukan, termasuk pengendara yang melawan arus demi menghindari petugas. Hingga saat ini, pihaknya telah menindak lebih dari 50 kendaraan yang melanggar aturan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, menyatakan pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap penataan kawasan Suryakencana. Namun, ia belum merinci langkah konkret yang akan diambil.
“Kami akan lakukan evaluasi,” ujarnya singkat.
Hingga Minggu malam, aktivitas PKL di kawasan tersebut masih berlangsung dengan intensitas yang cukup tinggi, seiring terus berdatangannya pembeli ke lokasi.(*)


