-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Wali Kota Bogor Tinjau Pembangunan Gene Bank Indonesia di RS Marzoeki Mahdi, Dorong Layanan Kesehatan Presisi

    Indate News
    24/02/26, Februari 24, 2026 WIB Last Updated 2026-02-24T01:30:26Z


    indate.net-BOGOR -Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung lokasi pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Gene Bank Indonesia yang berada di kawasan kompleks Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM), Senin (23/2/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus menindaklanjuti sejumlah aspirasi masyarakat di sekitar lokasi proyek.


    Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan pihak rumah sakit serta pelaksana proyek, mengingat pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian penting dari transformasi sistem kesehatan nasional.


    Selain pembangunan Gene Bank Indonesia, kawasan tersebut juga direncanakan akan menjadi lokasi pembangunan rumah sakit pendidikan utama Fakultas Kedokteran IPB University pada tahun berikutnya. Kehadiran dua fasilitas kesehatan dan riset ini diharapkan memperkuat posisi Kota Bogor sebagai pusat layanan kesehatan dan penelitian medis.


    Dedie A. Rachim menegaskan bahwa Pemkot Bogor mendukung penuh pembangunan proyek strategis tersebut, namun tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat sekitar. Salah satu keluhan warga yang disampaikan adalah kondisi jalan yang kotor akibat tanah bekas aktivitas proyek.


    Menurutnya, pihak pelaksana telah menyiapkan fasilitas washing bay atau tempat pencucian kendaraan proyek sebelum truk keluar menuju jalan umum guna meminimalisasi dampak lingkungan.


    “Keluhan masyarakat terkait tanah bekas bongkaran yang mengotori jalan sudah ditindaklanjuti. Sekarang setiap truk harus melalui proses pencucian sebelum keluar dari area proyek,” ujarnya di lokasi.


    Selain itu, warga juga menyampaikan keluhan terkait kebisingan dari aktivitas pembangunan, terutama pada malam hari. Dedie menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, komunikasi dengan masyarakat telah dilakukan, termasuk penjelasan mengenai adanya pekerjaan darurat yang sempat mengharuskan aktivitas berlangsung hingga malam.


    Ia memastikan gangguan tersebut bersifat sementara dan diharapkan tidak kembali terjadi setelah tahapan pekerjaan darurat selesai.


    Ke depan, Pemkot Bogor juga berencana melakukan penataan kawasan Jalan Dr. Sumeru setelah seluruh proyek rampung. Penataan meliputi pembangunan pedestrian serta taman kota hingga kawasan RSUD Kota Bogor guna menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.


    “Setelah pembangunan selesai, kawasan ini akan kita tata ulang. Harapannya, ketika pedestrian, rumah sakit pendidikan, dan Gene Bank sudah beroperasi, kawasan ini menjadi lebih representatif,” kata Dedie.


    Direktur Utama Pusat Kesehatan Jiwa Nasional Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (PKJN RSMM) Bogor, Nova Riyanti Yusuf, menjelaskan bahwa proyek Gene Bank Indonesia diprakarsai oleh Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan. RSMM dipilih sebagai lokasi pembangunan karena perannya sebagai pusat layanan kesehatan jiwa nasional.


    Menurut Nova, pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari program transformasi kesehatan nasional yang telah direncanakan dalam jangka panjang, baik dari sisi anggaran maupun kesiapan infrastruktur.


    Ia menambahkan, ke depan RSMM akan berperan sebagai pusat penelitian dan layanan berbasis genomik, khususnya dalam bidang kesehatan jiwa. Pemanfaatan teknologi genomik dinilai dapat membantu tenaga medis menentukan terapi yang lebih tepat bagi pasien, termasuk meminimalkan efek samping obat.


    “Melalui fasilitas ini, pasien jiwa kronis dapat memperoleh penanganan yang lebih presisi, sehingga dokter dapat mengetahui apakah terapi yang diberikan sudah sesuai atau perlu penyesuaian,” ujarnya.


    Sementara itu, Kepala Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan (BB Binomika), Indri Rooslamiati, mengatakan pihaknya telah menerapkan pengawasan ketat terhadap aktivitas proyek sebagai respons atas masukan masyarakat. Setiap kendaraan proyek diwajibkan melalui proses pencucian sebelum keluar area, serta pembatasan jam kerja dilakukan mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.


    Indri menjelaskan bahwa Gene Bank Indonesia merupakan fasilitas penyimpanan spesimen biologis manusia, seperti darah dan urin, yang akan digunakan untuk kepentingan penelitian kesehatan berbasis genomik.


    Menurutnya, Indonesia memiliki keanekaragaman genetik yang sangat besar, namun representasinya dalam peta penelitian populasi global masih sangat kecil, yakni kurang dari satu persen.


    Dengan adanya Gene Bank, pemerintah berharap dapat membangun basis data genetik masyarakat Indonesia yang mendukung pengembangan layanan kesehatan presisi. Pendekatan ini memungkinkan pemberian obat dan terapi yang lebih tepat sasaran, mengurangi risiko efek samping, serta menekan biaya pengobatan dalam jangka panjang.


    Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional sekaligus memperkuat riset biomedis Indonesia di tingkat global.(JM)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini