-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Gubernur Jabar Tinjau Korban Ambruknya Majelis Taklim di RSUD, Biaya Perawatan Ditanggung Pemprov

    Indate News
    08/09/25, September 08, 2025 WIB Last Updated 2025-09-08T06:28:47Z


    indate.net-BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengunjungi para korban bencana ambruknya bangunan Majelis Taklim Asobiya di Kampung Ciapus Kompas, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Kunjungan dilakukan di RSUD Kota Bogor pada Senin (8/9/2025).


    Dalam kesempatan itu, Dedi memastikan layanan kesehatan terhadap para korban berjalan baik. Ia menyebut sebagian pasien bahkan harus dirujuk ke rumah sakit di Jakarta karena mengalami luka cukup parah.


    “Saya lihat seluruh pasien ditangani dengan baik. Namun ada yang harus dirujuk ke rumah sakit lebih besar di Jakarta karena kondisinya akut,” ujar Dedi.


    Selain itu, ada pula korban yang sudah kembali ke rumah karena hanya membutuhkan rawat jalan. Sebagian lainnya memilih pengobatan alternatif.


    “Yang penting semua korban bisa segera pulih. Masyarakat diberi ruang untuk menentukan cara penyembuhannya,” tambahnya.


    Dedi menegaskan seluruh biaya perawatan korban ditanggung Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Semua biaya akibat perawatan ditanggung Pemprov Jabar. Kami hadir untuk memastikan masalah ini terselesaikan,” tegasnya.


    Terkait penyelidikan penyebab ambruknya bangunan, Dedi menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Ia menekankan fokus pemerintah saat ini adalah pemulihan korban.


    “Soal kelayakan bangunan itu ranah kepolisian, bukan kewenangan gubernur. Tugas saya memastikan korban ditangani dulu,” jelasnya.


    Meski begitu, Dedi mengingatkan agar masyarakat lebih memperhatikan kapasitas dan kualitas konstruksi bangunan. “Kalau kapasitasnya 30 orang, jangan diisi 100. Apalagi bangunan di tebing atau lahan curam, kualitas konstruksinya harus benar-benar diperhatikan,” tandasnya.


    Sebelumnya, bangunan Majelis Taklim Asobiya ambruk pada Minggu (7/9/2025) saat kegiatan pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung. Peristiwa ini menewaskan tiga orang dan melukai puluhan jamaah, mayoritas ibu-ibu, anak-anak, serta lansia. Dugaan sementara, bangunan ambruk akibat kondisi konstruksi yang tidak memadai dan kelebihan kapasitas.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini