indate.net-BOGOR – Warga Cimanggu Gang Tijan, RT 02 RW 15, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, bergotong royong memperbaiki saluran air atau drainase di kawasan Jalan Abdullah Bin Nuh. Perbaikan dilakukan secara swadaya karena kondisi drainase yang dinilai sudah lama tidak mendapatkan penanganan memadai.
Menurut warga, keberadaan saluran air di kawasan tersebut sangat penting mengingat jalan tersebut menjadi akses utama aktivitas masyarakat sehari-hari. Selama ini, saat hujan turun dengan intensitas tinggi, genangan air kerap menghambat mobilitas warga akibat tidak berfungsinya sistem drainase secara optimal.
Ketua RT 02/15 setempat, Hermansyah, mengatakan bahwa persoalan drainase di kawasan tersebut telah berlangsung cukup lama. Kondisi saluran yang tidak memadai menyebabkan air hujan meluap dan menggenangi badan jalan.
“Ketika hujan turun, genangan air cukup tinggi karena di sekitar Jalan Abdullah Bin Nuh ini tidak memiliki saluran air yang memadai. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan sangat mengganggu aktivitas warga,” ujarnya. Minggu (8/6/2026)
Hermansyah menjelaskan, sebelumnya sempat ada penanganan dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim) Kota Bogor. Namun, menurutnya, pekerjaan yang dilakukan saat itu hanya sebatas pembersihan saluran dan belum menyentuh perbaikan secara menyeluruh.
“Waktu itu memang sudah ada penanganan dari Dinas Perumkim Kota Bogor, tetapi hanya sebatas pembersihan. Itu pun tidak seluruhnya, hanya sebagian, dan setelah itu tidak ada kelanjutan lagi,” katanya.
Kondisi tersebut akhirnya mendorong warga untuk mengambil inisiatif melakukan perbaikan secara gotong royong. Selain untuk mengurangi genangan air, langkah ini juga dilakukan demi menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Warga berharap pemerintah, baik di tingkat kelurahan, kecamatan maupun Pemerintah Kota Bogor, dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan infrastruktur dasar di lingkungan mereka. Menurut warga, drainase yang baik merupakan salah satu sarana penting untuk mendukung kualitas lingkungan dan mencegah terjadinya banjir maupun genangan air saat musim hujan.
“Warga bertanya-tanya mengapa Jalan Abdullah Bin Nuh belum mendapatkan perhatian yang maksimal. Padahal jalan ini cukup penting bagi masyarakat dan persoalan drainase sudah lama menjadi keluhan warga,” tambah Hermansyah.
Masyarakat berharap adanya tindak lanjut dari instansi terkait untuk melakukan kajian dan penanganan yang lebih komprehensif terhadap sistem drainase di kawasan tersebut. Dengan demikian, permasalahan genangan air yang selama ini terjadi dapat segera teratasi dan aktivitas warga tidak lagi terganggu saat hujan turun.
Hingga berita ini ditulis, warga masih menunggu respons dan langkah konkret dari pihak terkait terkait usulan perbaikan drainase di kawasan Jalan Abdullah Bin Nuh, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.(JM)


