indate.net-BOGOR – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan berbagai unsur Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) se-Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, melalui kegiatan kerja bakti (korve) dan silaturahmi yang digelar di wilayah RT 04/RW 09, pada akhir pekan lalu.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 11.00 WIB tersebut tidak hanya menjadi ajang gotong royong membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi wadah mempererat sinergi antar lembaga kemasyarakatan dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah masing-masing.
Berbagai unsur masyarakat terlibat aktif dalam kegiatan tersebut, mulai dari ketua RT dan RW, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK Kelurahan Sindangrasa, Linmas Sindangrasa, Forum Sajiwa, Satgas Naturalisasi Ciliwung, Kelompok Tani (Keltana) Sindangrasa, hingga Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sindangrasa.
Selain memperkuat hubungan antar lembaga, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi dan dialog mengenai berbagai persoalan lingkungan serta pembangunan di tingkat kewilayahan. Para peserta saling bertukar informasi dan mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang kerap muncul di lingkungan masyarakat.
Salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut adalah upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan Daerah Aliran Sungai (DAS), khususnya DAS Sungai Ciseuseupan atau Cieupan. Dalam kegiatan korve tersebut, peserta menemukan dan mengangkut sejumlah besar sampah plastik yang mencemari kawasan sungai.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena masih ditemukan kebiasaan sebagian oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan ke aliran sungai. Padahal, perilaku tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, pendangkalan sungai, hingga meningkatkan risiko banjir saat musim hujan.
Lurah Sindangrasa, Muhamad Badru Jaman, mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antar lembaga kemasyarakatan merupakan modal penting dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan harmonis.
"Kegiatan korve dan silaturahmi ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masyarakat Sindangrasa masih sangat kuat. Melalui kebersamaan seperti ini, berbagai persoalan lingkungan maupun sosial dapat diselesaikan secara bersama-sama," ujarnya. Jumat (12/06/2026)
Muhamad Badru Jaman juga menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, edukasi kepada warga terkait pentingnya menjaga DAS harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Sungai adalah aset lingkungan yang harus dijaga bersama. Jika kebiasaan membuang sampah sembarangan terus terjadi, dampaknya akan kembali dirasakan oleh masyarakat sendiri, seperti banjir dan pencemaran lingkungan," katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berpindah dari satu wilayah ke wilayah lainnya di Kelurahan Sindangrasa. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, kegiatan tersebut juga dinilai mampu memperkuat komunikasi dan koordinasi antar lembaga kemasyarakatan di tingkat kelurahan.
Melalui gerakan bersama tersebut, Kelurahan Sindangrasa berupaya membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan, khususnya dalam menjaga kebersihan sungai sebagai salah satu sumber kehidupan dan penyangga ekosistem perkotaan. Dengan semakin kuatnya sinergi antar lembaga dan warga, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.(JM)


