indate.net-BOGOR – Rencana pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan MA Salmun, Kota Bogor, mulai dimatangkan. Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta sejumlah instansi terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung.
Peninjauan tersebut menjadi langkah awal dalam mengantisipasi potensi persoalan jaringan utilitas yang berada di sekitar lokasi pembangunan. Salah satu fokus perhatian adalah keberadaan jaringan pipa air bersih milik Perumda Tirta Pakuan yang berpotensi bersinggungan dengan pekerjaan konstruksi JPO.
Manager Transmisi dan NRW Perumda Tirta Pakuan, Nasrul Zahar, mengatakan keterlibatan lintas instansi sangat penting untuk memetakan kondisi jaringan utilitas sebelum pembangunan fisik dimulai.
Menurutnya, langkah koordinasi tersebut diperlukan agar pekerjaan pembangunan tidak mengganggu infrastruktur yang sudah ada, sekaligus meminimalkan potensi kendala teknis di lapangan.
"Melalui sinergi dan kolaborasi antarinstansi ini, kami berharap penataan jaringan utilitas dapat berjalan secara optimal. Dengan demikian, proses pembangunan JPO dapat terlaksana dengan lancar tanpa hambatan berarti," ujar Nasrul kepada wartawan, Kamis (5/11/2026).
Ia menambahkan, penataan utilitas yang terencana juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberadaan infrastruktur publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Nasrul menegaskan, koordinasi antara Pemerintah Kota Bogor, BUMD, dan instansi terkait akan terus dilakukan secara intensif agar seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana.
"Koordinasi jelas terus dilakukan secara intensif agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana," tandasnya.
Dengan adanya peninjauan tersebut, diharapkan berbagai potensi kendala teknis dapat diantisipasi sejak awal sehingga rencana pembangunan JPO di Jalan MA Salmun dapat berjalan lancar.(*)
