-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Papa Bears Sampaikan Klarifikasi dan Permintaan Maaf Usai Insiden Keributan Viral

    Indate News
    16/11/25, November 16, 2025 WIB Last Updated 2025-11-16T04:05:33Z


    indate.net-BOGOR – Manajemen Papa Bears Bogor akhirnya angkat bicara terkait insiden keributan antar pengunjung yang sempat viral dan diberitakan mengarah pada dugaan pengeroyokan serta pemukulan oleh petugas keamanan. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (11/11/2025) dini hari.


    Perwakilan manajemen Papa Bears, Franky, membenarkan adanya keributan di area kafe. Namun, ia menegaskan bahwa insiden tersebut terjadi antar pengunjung, bukan merupakan pengeroyokan yang dilakukan oleh pihak keamanan seperti diberitakan sejumlah media.


    “Kami akui memang benar ada insiden keributan di tempat kami. Namun keributan itu terjadi antar konsumen atau pengunjung, dan petugas keamanan hanya berupaya melerai. Kejadiannya pun sudah di luar jam operasional, sekitar pukul 02.00 WIB,” ujar Franky kepada wartawan, Jumat (14/11/2025) malam.


    Franky menjelaskan, keributan bermula ketika kafe sudah tutup dan petugas mulai merapikan area. Saat itu masih terdapat beberapa pengunjung yang belum meninggalkan tempat.


    Menurutnya, keributan dipicu oleh gesekan atau senggolan antar dua kelompok pengunjung yang duduk di meja berbeda.


    “Kami sebagai pengelola tidak mungkin langsung mengusir mereka. Tapi ternyata terjadi gesekan di antara mereka hingga berujung keributan. Kami menyayangkan hal tersebut,” ujarnya.


    Petugas keamanan kemudian mencoba meredakan situasi dengan meminta para pengunjung yang terlibat untuk keluar dan pulang. Situasi sempat kondusif setelah kedua pihak meninggalkan lokasi.


    Namun sekitar 30 menit kemudian, sekelompok orang datang kembali ke Papa Bears bersama teman-temannya. Mereka yang mengaku sebagai korban kemudian terlibat adu mulut dan pertikaian dengan petugas keamanan yang masih berjaga.


    “Setelah kami cek CCTV, rekamannya kurang jelas untuk memastikan siapa yang lebih dulu melakukan tindakan kekerasan. Karena itu kami berharap semua pihak melihat persoalan ini secara utuh,” kata Franky.


    Sebagai bentuk tanggung jawab, manajemen Papa Bears memberhentikan petugas keamanan yang terlibat dalam insiden tersebut. Franky menegaskan langkah ini diambil sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) internal perusahaan.


    “Kami memiliki SOP yang ketat. Saat terjadi insiden, mereka terlibat dalam dugaan tindakan kekerasan. Maka sebagai bentuk ketegasan, hari itu juga kami memberhentikan mereka,” ujarnya.


    Manajemen Papa Bears juga berupaya menemui pihak yang mengaku sebagai korban, namun hingga kini komunikasi belum terjalin.


    “Kami ingin bertemu langsung untuk meminta maaf. Namun sejauh ini masih sulit berkomunikasi dengan yang bersangkutan,” jelasnya.


    Franky menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan para pengunjung. Ia menegaskan insiden tersebut merupakan yang pertama terjadi di Papa Bears dan menjadi evaluasi penting bagi manajemen.


    “Ini menjadi pelajaran berharga bagi kami. Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. Kami juga memohon maaf kepada masyarakat, terutama kepada pihak yang merasa dirugikan,” ucapnya.


    Ia menambahkan, manajemen menghormati langkah hukum yang ditempuh pihak yang mengaku sebagai korban dan tetap berupaya menjalin komunikasi untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini