indate.net-BOGOR – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 tidak hanya menjadi ajang unjuk prestasi para atlet, tetapi juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi Kota Bogor. Ribuan orang yang diperkirakan hadir selama kompetisi berlangsung berpotensi mendongkrak sektor perhotelan, kuliner, UMKM hingga pariwisata.
Porprov XV Jabar 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026, dengan Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi sebagai daerah penyelenggara.
Besarnya skala kegiatan tersebut diperkirakan menghadirkan mobilitas ribuan orang, mulai dari atlet, pelatih, ofisial, perangkat pertandingan, panitia, keluarga atlet hingga penonton dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana, mengatakan penyelenggaraan Porprov menjadi momentum strategis untuk menggerakkan perekonomian daerah sekaligus meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, dampak ekonomi dari perhelatan olahraga tersebut tidak hanya dirasakan pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat dan pelaku usaha.
Mulai dari pelaku UMKM, restoran, kafe, usaha kuliner hingga sektor perhotelan berpeluang mendapatkan tambahan pendapatan selama Porprov berlangsung.
"Jadi Porprov ini memberikan manfaat dan pendapatan juga bagi PAD Kota Bogor. Seluruh hotel-hotel yang ada di Kota Bogor ini sudah full booking. Tentunya berdampak bagi para pelaku usaha perhotelan, juga potensi bagi pemasukan PAD Kota Bogor," ujar Anas.
Selain menggerakkan sektor usaha, Porprov juga dinilai menjadi kesempatan untuk memperkuat potensi sport tourism atau wisata berbasis olahraga di Kota Bogor.
Para atlet, ofisial maupun penonton yang datang tidak hanya dapat menyaksikan pertandingan, tetapi juga berkesempatan menikmati berbagai destinasi wisata, kawasan kuliner, ruang publik hingga pusat perdagangan yang menjadi daya tarik Kota Hujan.
Momentum ini diharapkan mampu memperkenalkan potensi wisata dan produk unggulan lokal kepada masyarakat dari berbagai daerah.
Di sisi lain, promosi melalui media digital, akun komunitas, influencer hingga kreator konten juga dinilai dapat memperluas gaung Porprov. Publikasi pertandingan, profil atlet, suasana arena hingga aktivitas masyarakat selama kompetisi berlangsung berpotensi menjadi sarana promosi Kota Bogor.
Anas berharap penyelenggaraan Porprov XV Jabar 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menjadi pemicu peningkatan aktivitas ekonomi daerah.
"Ini jadi momentum ketika Kota Bogor menjadi kota penyelenggara Porprov, maka dampak-dampak positif, terutama bidang ekonomi, akan mengalami peningkatan. Semua terlibat dan mendapatkan manfaat. Kami juga berharap di ajang Porprov ini menjadi peluang peningkatan PAD Kota Bogor," tandasnya.
Dengan demikian, keberhasilan Porprov XV Jabar 2026 diharapkan tidak hanya diukur dari prestasi dan perolehan medali para atlet, tetapi juga dari sejauh mana perhelatan tersebut mampu memberikan dampak ekonomi dan memperkuat daya tarik wisata Kota Bogor.(*)
