Unik! Sapi Berkaki Enam Raih Juara di Kontes APPSI Piala Presiden 2026


indate.net-BOGOR-Seekor sapi ras Madura milik TKT Farm Boyolali mencuri perhatian dalam Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 yang digelar di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Sapi dengan karakteristik unik berupa enam kaki tersebut berhasil meraih juara pertama pada kategori atau kelas sapi unik dalam kontes yang berlangsung pada Minggu (4/10/2026).

Pemilik sapi, Femas Candra, mengatakan keunikan fisik sapi menjadi salah satu alasan hewan ternaknya masuk dalam kelas sapi unik pada ajang tersebut.

"Alhamdulillah mendapat juara satu di kelas sapi unik di APPSI Piala Presiden. Ini dikategorikan unik karena berkaki enam. Ini dengan jenis ras Madura," ujar Femas.

Menurut Femas, keikutsertaan dalam Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sapi dengan karakteristik berbeda sekaligus menunjukkan keberagaman potensi peternakan yang dimiliki para peternak dari berbagai daerah.

"Ini sekaligus menunjukkan keberagaman potensi peternakan yang dimiliki para peternak dari berbagai daerah," katanya.

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi para peternak untuk memperkenalkan potensi peternakan daerah.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong para peternak meningkatkan kualitas ternak serta daya saing di tingkat yang lebih luas.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026.

"Ini merupakan kehormatan bagi kami dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bogor untuk menjadi tuan rumah Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026," ujar Rudy.

Menurut Rudy, keberadaan kontes sapi tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan para peternak, memperkenalkan potensi peternakan daerah, serta mendorong peningkatan kualitas ternak dan kapasitas para pelaku peternakan.

"Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan ruang bagi para peternak untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing. Potensi peternakan yang kita miliki harus terus dikembangkan agar semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.(*)