Dedie Rachim Tekankan Deteksi Dini Kanker Payudara, Pemkot Bogor Perkuat Layanan Kesehatan Perempuan
indate.net-BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kanker payudara melalui deteksi dini, edukasi kesehatan, serta peningkatan akses layanan bagi perempuan. Langkah ini menjadi perhatian dalam apel peringatan Hari Kanker Payudara Sedunia Tingkat Kota Bogor Tahun 2026 di Plaza Balai Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bertindak sebagai pembina upacara dalam kegiatan yang digelar kemarin. Apel tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Bogor Yantie Rachim, Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi, para camat dan lurah, serta jajaran perangkat daerah.
Kegiatan juga melibatkan tenaga kesehatan, organisasi profesi kesehatan, rumah sakit, serta sejumlah organisasi dan instansi terkait. Apel dipimpin Abdul Manan Tampubolon, pengurus YKI Cabang Kota Bogor yang juga menjabat Kepala Bagian Umum Setda Kota Bogor.
Dalam sambutannya, Dedie menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam upaya melindungi kesehatan perempuan di Kota Bogor. Menurutnya, penanganan kanker payudara membutuhkan kolaborasi berbagai sektor, mulai dari pencegahan, pemeriksaan dini, hingga pendampingan bagi pasien dan keluarga.
“Data dari Dinas Kesehatan ini menjadi dasar untuk memperkuat deteksi dini, penanganan, serta dukungan bagi pasien dan keluarga,” ujarnya.
Dedie menegaskan, upaya pengendalian kanker payudara tidak cukup hanya melalui pengobatan. Peningkatan kesadaran masyarakat dan kemudahan akses terhadap pemeriksaan kesehatan juga perlu menjadi perhatian bersama.
Karena itu, ia meminta Sekda Kota Bogor, perangkat daerah, organisasi profesi, institusi pendidikan, organisasi perempuan, organisasi masyarakat, dan organisasi kesehatan untuk memperkuat koordinasi dalam mendukung program kesehatan perempuan.
“Sekda harus memastikan kesehatan perempuan menjadi agenda lintas perangkat daerah, dengan menyelaraskan perencanaan, sumber daya, dan evaluasi sesuai kebutuhan warga,” tegasnya.
Selain koordinasi lintas sektor, Dedie juga mendorong penguatan promosi kesehatan dan pencegahan berbasis data secara berkelanjutan. Upaya tersebut perlu diselaraskan dengan cakupan Cek Kesehatan Gratis (CKG) SMART agar pelaksanaan program semakin terarah.
Ia turut menekankan pentingnya membangun jejaring layanan yang terintegrasi, mulai dari edukasi, pemeriksaan, rujukan, pengobatan, hingga pendampingan pasien.
Dengan dukungan informasi yang jelas dan akses layanan lanjutan yang memadai, masyarakat diharapkan dapat memperoleh penanganan lebih cepat dan tepat.
Melalui momentum peringatan Hari Kanker Payudara Sedunia ini, Pemkot Bogor mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan perempuan, sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya deteksi dini kanker payudara.(*)
