indate.net-BOGOR – Kepedulian terhadap sesama diwujudkan Wanoja Perjuangan Kota Bogor melalui aksi donor darah bertema “Setetes Darah, Sejuta Harapan” di Kantor Bank Darah PMI Kota Bogor, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membantu memenuhi kebutuhan darah, khususnya bagi pasien talasemia yang membutuhkan transfusi secara rutin.
Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, sebanyak 70 orang dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mendonorkan darahnya.
Ketua Wanoja Perjuangan Kota Bogor, Hj. Melda Danubrata, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk semangat gotong royong dan kepedulian sosial para istri pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Bogor terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan darah.
Menurutnya, aksi kemanusiaan tersebut ditujukan untuk membantu sesama tanpa membedakan suku, ras, agama, maupun status ekonomi. Semangat itu, kata dia, sejalan dengan nilai persatuan yang terkandung dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Setetes darah yang kita sumbangkan diharapkan bisa memberikan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” demikian semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, H. Dadang Danubrata, turut menyampaikan harapannya agar kegiatan donor darah dapat mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat Kota Bogor.
Ia menilai aksi sosial seperti ini menjadi salah satu ruang untuk menumbuhkan solidaritas dan kepedulian antarsesama, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan.
Sementara itu, dr. Wisnu yang mewakili Ketua Bank Darah PMI Kota Bogor mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa PMI membutuhkan dukungan para pendonor untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat.
Kebutuhan darah, terutama untuk pasien talasemia, menjadi salah satu perhatian penting. Pasien dengan kondisi tertentu membutuhkan transfusi darah secara berkala sehingga ketersediaan darah yang memadai sangat diperlukan untuk menunjang pelayanan medis mereka.
Karena itu, kegiatan donor darah secara rutin dinilai dapat membantu mendukung pemenuhan kebutuhan darah. PMI juga berharap aksi serupa dapat menginspirasi organisasi kemasyarakatan lainnya untuk turut berpartisipasi.
Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di Kota Bogor, tetapi juga digelar secara serempak oleh Wanoja Perjuangan di berbagai daerah di Jawa Barat.
Sejumlah pengurus DPC, KSB PAC PDI Perjuangan se-Kota Bogor, serta jajaran pengurus Wanoja Perjuangan Kota Bogor turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia menyediakan bubur kacang hijau, makanan ringan, serta suvenir berupa tumbler.
Melalui kegiatan bertema “Setetes Darah, Sejuta Harapan” ini, Wanoja Perjuangan Kota Bogor berharap semakin banyak masyarakat tergerak untuk menjadi pendonor darah sukarela. Partisipasi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah sekaligus memberikan harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
Sebab, bagi mereka yang bergantung pada transfusi darah, kepedulian seorang pendonor bukan sekadar bantuan, melainkan bagian penting dari perjuangan untuk mempertahankan kualitas hidup.(*)
