indate.netBOGOR – Kondisi sejumlah penutup saluran air di wilayah Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, dikeluhkan warga. Kerusakan yang terjadi di beberapa titik dinilai mulai mengganggu keamanan pengguna jalan yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.
Ruas jalan tersebut menjadi salah satu akses yang cukup aktif digunakan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas. Kendaraan roda dua maupun roda empat silih berganti melintas, sehingga kondisi penutup saluran air yang rusak dinilai membutuhkan perhatian serius dari pihak terkait.
Berdasarkan keluhan warga, sejumlah penutup saluran air terlihat mengalami kerusakan dan kondisinya tidak lagi optimal. Di beberapa titik, bagian penutup disebut sudah tidak kokoh sehingga menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Warga juga mempertanyakan kualitas pengerjaan pada sejumlah bagian penutup saluran tersebut. Kondisi yang cepat mengalami kerusakan memunculkan dugaan adanya persoalan pada kualitas pekerjaan maupun material yang digunakan. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan teknis dari pihak berwenang untuk memastikan penyebab kerusakan.
Jika kondisi tersebut dibiarkan, warga khawatir kerusakan dapat semakin parah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Terlebih, bagian saluran yang terbuka atau penutup yang tidak kokoh dapat sulit terlihat oleh pengendara, terutama ketika melintas pada malam hari atau saat kondisi jalan kurang terang.
Salah seorang pengendara, Yuli, mengaku cukup sering melintasi ruas jalan tersebut. Ia berharap pemerintah maupun pihak yang bertanggung jawab segera melakukan pengecekan dan perbaikan.
“Jalannya sudah rusak, ditambah penutup saluran air juga banyak yang rusak. Jangan sampai menunggu ada pengendara atau warga yang menjadi korban karena kendaraannya terjeblos,” keluh Yuli.
Menurutnya, perbaikan tidak seharusnya menunggu sampai kondisi semakin parah. Selain memperbaiki bagian yang rusak, warga berharap kualitas material dan pengerjaan juga diperhatikan agar fasilitas yang dibangun dapat bertahan dan tidak kembali mengalami kerusakan dalam waktu singkat.
“Kalau memang ada yang rusak, sebaiknya segera diperbaiki. Jangan sampai sudah diperbaiki tetapi tidak lama kemudian rusak lagi,” ujarnya.
Warga meminta pihak terkait turun langsung mengecek kondisi penutup saluran air di sepanjang ruas jalan tersebut. Pemeriksaan dinilai penting untuk mengetahui tingkat kerusakan sekaligus memastikan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan faktor usia, beban kendaraan, kualitas pekerjaan, material, maupun faktor lainnya.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan dari pihak terkait mengenai penyebab kerusakan, kualitas material yang digunakan, maupun rencana dan jadwal perbaikan penutup saluran air tersebut.
Warga berharap penanganan segera dilakukan sebelum kerusakan semakin meluas dan menimbulkan korban. Bagi masyarakat, perbaikan bukan hanya persoalan estetika, tetapi menyangkut keselamatan pengguna jalan yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.(JM)
