Guru ASN di Bogor Soroti Pemeriksaan Menu MBG, Video Cium Makanan Viral di Medsos


indate.net-BOGOR – Video seorang guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bogor, Jawa Barat, yang mempersoalkan kewajiban pemeriksaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dibagikan kepada siswa, ramai diperbincangkan di media sosial.

Guru tersebut diketahui bernama Desy Idayanti. Dalam video yang diunggah melalui akun Facebook miliknya, Desy terlihat memeriksa sajian MBG dengan cara mencium aroma makanan yang berada di dalam rantang.

Dalam rekaman tersebut, Desy mengeluhkan jumlah makanan yang harus diperiksa satu per satu sebelum disajikan kepada para siswa.

“Ada yang bilang, ini MBG harus dicium-cium dulu, diendus-endus dulu katanya. Ada yang bilang gitu, coba ini sebanyak ini harus diendus-endus semuanya,” ujar Desy dalam video tersebut.

Ia kemudian mempertanyakan pembagian tugas tersebut karena menurutnya aktivitas pemeriksaan makanan dapat menyita waktu guru yang seharusnya digunakan untuk mengajar.

“Jadi tiba-tiba berubah fungsi guru, jadi anjing pelacak sekarang,” katanya.

Desy juga menyampaikan bahwa guru tetap memiliki tanggung jawab utama sebagai tenaga pendidik. Menurut dia, apabila pemeriksaan menu MBG harus dilakukan secara menyeluruh oleh guru, kegiatan tersebut berpotensi mengurangi waktu untuk menjalankan proses pembelajaran.

“Ini berapa biji? Kita kan mau ngajar, bukan mau jadi tukang endus-endus MBG, enggak ngajar dong kalau kayak gini,” ujarnya.

Tegaskan Bukan Cari Sensasi

Setelah videonya ramai di media sosial, Desy menegaskan bahwa unggahan tersebut bukan dibuat untuk mencari sensasi ataupun panggung.

Ia menyebut video itu merupakan bentuk penyampaian keresahan yang dirasakannya terkait pelaksanaan program MBG di lingkungan sekolah.

Desy juga menilai guru memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat dan berpikir kritis, terutama ketika persoalan yang dibahas berkaitan dengan kepentingan serta keselamatan peserta didik.

Menurutnya, perhatian publik terhadap video tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG di lapangan.

Ia juga berharap muncul pembahasan yang lebih terbuka mengenai pembagian tugas antara tenaga pendidik dengan pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan program MBG di sekolah.

Hingga kini, unggahan tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet. Sebagian menyatakan dukungan terhadap keresahan yang disampaikan Desy, sementara lainnya mempertanyakan bagaimana sebenarnya prosedur pemeriksaan makanan dalam pelaksanaan program MBG.

Belum ada keterangan dari pihak terkait mengenai prosedur pemeriksaan menu MBG yang dimaksud dalam video tersebut.(*)