indate.net-BOGOR – Proyek revitalisasi Gedung Pasar Merdeka Kota Bogor memasuki tahap akhir. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menargetkan pasar tersebut segera beroperasi dan mampu menampung sekitar 450 pedagang yang selama proses pembangunan direlokasi ke Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan progres pembangunan Pasar Merdeka telah mencapai sekitar 90 persen. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian akhir atau finishing.
"Kami menargetkan dalam waktu dekat seluruh pedagang di penampungan sementara bisa masuk dan berjualan di dalam gedung. Kapasitas yang tersedia mampu menampung sekitar 450 pedagang," ujar Dedie saat meninjau Pasar Merdeka, Kamis (6/8/2026).
Revitalisasi Pasar Merdeka yang dimulai sejak 2024 tersebut dikerjakan melalui investasi senilai Rp50 miliar dari pihak investor. Menurut Dedie, pasar yang baru tidak hanya diperuntukkan bagi pedagang kebutuhan pokok, tetapi juga akan mengakomodasi pelaku usaha barang bekas dan suku cadang (onderdil) otomotif yang selama ini beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.
"Saya sudah meminta jajaran wilayah untuk berkoordinasi agar pedagang barang loak dan onderdil otomotif bekas bisa difasilitasi masuk ke dalam area pasar," katanya.
Ia menjelaskan, penyelesaian pembangunan Pasar Merdeka yang ditargetkan pada September 2026 menjadi bagian dari upaya penataan kawasan terpadu di pusat Kota Bogor. Penataan tersebut meliputi koridor Jembatan Merah, Jalan Merdeka, hingga kawasan Manunggal.
Konsep Pasar Merdeka juga dirancang dengan menggabungkan area perdagangan komoditas pangan segar, seperti sayur dan daging, dengan lapak pedagang barang bekas sehingga diharapkan menjadi pusat perdagangan yang lebih tertata.
Untuk mendukung kelancaran akses dan mengurangi potensi kemacetan, bekas Terminal Merdeka yang sudah tidak beroperasi akan dimanfaatkan sebagai kantong parkir utama bagi pengunjung.
"Saat ini tinggal tahap finishing, perapian area parkir luar, serta penyelesaian jaringan kelistrikan eksternal," pungkas Dedie.(JM)


