indate.net-BOGOR – Setelah lebih dari satu tahun menunggu sejak amblasnya Jalan Raden Saleh Danasasmita pada Maret 2025, pembangunan trase jalan baru di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, akhirnya resmi dimulai, Minggu (17/5/2026).
Proyek strategis tersebut dikerjakan oleh PT Promix Prima Karya sebagai pemenang lelang dengan nilai anggaran sebesar Rp21,2 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat. Pembangunan dilakukan di atas lahan seluas sekitar 4.900 meter persegi dan ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026 atau dalam waktu 163 hari kalender.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah alat berat mulai beroperasi untuk melakukan pemerataan tanah sebagai tahap awal pembangunan jalan pengganti akses vital yang sebelumnya terputus akibat longsor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan proses pembangunan dimulai setelah serah terima pekerjaan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada kontraktor pelaksana.
Menurutnya, tahapan proyek diawali dengan pembebasan lahan oleh Pemerintah Kota Bogor, kemudian dilanjutkan dengan proses lelang yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Pelaksananya PT Promix Prima Karya dari Bandung, dengan total anggaran Rp21,2 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat. Item pekerjaannya meliputi pembangunan konstruksi jalan, penguatan tebing, serta jalur pedestrian,” ujar Dedie.
Dedie menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah mempercepat proses pelelangan dan realisasi proyek. Selain pembangunan jalan, kawasan eks Jalan Saleh Danasasmita juga akan ditata menjadi Leuweung Batutulis dan area taman, sehingga membentuk kawasan terpadu yang menggabungkan unsur infrastruktur, ruang hijau, dan kawasan heritage.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memastikan masyarakat sekitar juga akan merasakan manfaat langsung dari proyek tersebut. Sebanyak 15 hingga 20 warga lokal akan dilibatkan sebagai tenaga kerja.
Menurut Jenal, aparat wilayah seperti camat, lurah, dan pengurus RW telah diminta mendata warga yang siap bekerja sesuai kemampuan masing-masing, baik sebagai pekerja kasar, kernet, maupun tenaga pendukung lainnya.
“Kontraktor memastikan pekerjaan selesai Oktober mendatang dan jalan sudah bisa digunakan. Pemerintah bersama unsur wilayah akan terus memantau progres pembangunan dan sosialisasi kepada masyarakat,” katanya.
Jenal menambahkan, keberadaan jalan baru ini sangat penting karena Jalan Raden Saleh Danasasmita merupakan akses utama menuju sejumlah lokasi strategis, termasuk Hotel Green Forest yang akan menjadi salah satu venue Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2026.
Kota Bogor sendiri menjadi salah satu tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi tersebut yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menyebut proyek ini tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan, tetapi juga pada penataan kawasan secara menyeluruh.
“Pembangunan ini mencakup jalan, pedestrian, taman, dan Leuweung Batutulis. Harapannya, kawasan ini menjadi destinasi wisata baru yang terintegrasi di kawasan heritage Batutulis,” ujarnya.
Senada, Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Andi Nugroho, berharap proyek tersebut mampu menghadirkan kawasan baru yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan pembangunan trase jalan baru Batutulis akan dilakukan dengan memperhatikan aspek tata ruang, lingkungan, serta nilai sejarah kawasan yang merupakan bagian dari peninggalan Kerajaan Sunda Pakuan Pajajaran.
Dalam penataan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan mengintegrasikan kawasan Batutulis dengan Jalan Suryakencana sebagai bagian dari program penataan kawasan bersejarah di 10 kota dan kabupaten di Jawa Barat.
“Kita ingin menghadirkan kawasan yang lebih tertata, memiliki identitas budaya dan sejarah yang kuat, sehingga menjadi daya tarik bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujar Dedi Mulyadi.(*)


