indate.net-BOGOR – Suasana haru menyelimuti Aula Graha Sahardjo Lantai 2 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bogor, Kamis (7/5/2026). Tangis dan doa pecah saat ratusan warga binaan mengikuti kegiatan istighosah dan pembinaan mental spiritual yang digelar bekerja sama dengan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) Jakarta.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kerohanian yang rutin dilakukan guna memperkuat mental, spiritual, serta membentuk karakter warga binaan agar lebih siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nantinya.
Pelaksana Harian (PLH) Kepala Lapas Kelas IIA Bogor, Fauzen, mengatakan pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam proses pemasyarakatan.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan penguatan mental dan spiritual kepada warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik, lebih dekat dengan nilai-nilai keagamaan, serta siap kembali ke masyarakat,” ujar Fauzen.
Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Abi Ahmad ZA dan Ustadz Mu’min Mubarok ZA. Suasana khidmat semakin terasa saat lantunan doa dan maulid Al-Barzanji menggema di dalam aula.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah istighosah dan tausiyah yang disampaikan oleh KH Ahmad Mulyadi, SE.I dari Badan Pengelola Masjid Istiqlal Jakarta. Dalam tausiyahnya, ia mengajak warga binaan untuk menjadikan masa pembinaan sebagai momentum memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Badan Pengelola Masjid Istiqlal melalui Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat (BIDSOSDAUM) turut menghadirkan sejumlah perwakilan, di antaranya H. Ahmad Mulyadi, SE.I., Dra. Hj. Nur Ahdiyani, M.Si., Siti Khotijah, Hasanuddin, Arief Ramdhan, S.Kom., serta Ahmad Nur.
Para warga binaan muslim dan muslimah tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Beberapa di antaranya terlihat meneteskan air mata saat doa bersama berlangsung.
Pihak Lapas Bogor menyebut kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada warga binaan, sejalan dengan implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.
Selain melibatkan jajaran petugas Lapas, kegiatan juga menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIA Bogor dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian dan spiritual warga binaan menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026.(*)


