-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pemkot Bogor Luncurkan Logo HJB Ke-544, Angkat Semangat “Bogor Nanjeur”

    Indate News
    05/05/26, Mei 05, 2026 WIB Last Updated 2026-05-04T23:53:04Z


    indate.net-Kota Bogor-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi meluncurkan logo Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026 dalam sebuah seremoni di Balai Kota Bogor, Senin (4/5/2026). Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan HJB dengan mengusung tema “Bogor Nanjeur”.


    Acara diawali dengan penayangan video hitung mundur sebelum logo diresmikan secara simbolis oleh Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, didampingi Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin dan Sekretaris Daerah Denny Mulyadi.


    Dalam sambutannya, Dedie Rachim menyampaikan apresiasi kepada dewan juri, Bank BJB, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan sayembara logo.


    Sebelumnya, Pemkot Bogor juga memberikan penghargaan kepada Muhamad Ilham Akbar sebagai perancang logo terpilih. “Apresiasi untuk panitia dan seluruh peserta yang telah menghadirkan karya segar dan penuh makna,” ujar Dedie.


    Ia menjelaskan, proses penilaian dilakukan secara profesional dengan melibatkan dewan juri dari berbagai latar belakang desain grafis, di antaranya Bima Nurin, Georgian Marcello, serta Kepala Diskominfo Kota Bogor Rudiyana.


    Tema “Bogor Nanjeur” dipilih sebagai representasi semangat Kota Bogor dalam menghadapi tantangan. Menurut Dedie, “Nanjeur” berarti tegak, kokoh, maju, dan pantang mundur. “Tema ini mencerminkan komitmen Kota Bogor untuk terus berkembang dan siap menghadapi perubahan zaman,” katanya.


    Sementara itu, Ilham Akbar menjelaskan bahwa desain logonya terinspirasi dari berbagai identitas visual, termasuk elemen khas Bogor seperti kujang dan tanduk kijang. Ia juga mengombinasikan sejumlah warna yang memiliki makna filosofis.


    Warna biru melambangkan curah hujan tinggi serta dua sungai utama, yakni Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane, yang merepresentasikan ketenangan. Hijau menggambarkan kesuburan alam dan keberadaan Kebun Raya Bogor, sementara kuning mencerminkan sejarah panjang sejak era Kerajaan Pajajaran. Warna merah melambangkan keberanian, dan abu-abu merepresentasikan kestabilan.


    “Semoga logo ini dapat menjadi simbol kemajuan dan semangat masyarakat Kota Bogor sesuai tema ‘Bogor Nanjeur’,” ujar Ilham.


    Ketua Panitia HJB ke-544, Iceu Pujiati, menambahkan bahwa sayembara logo digelar untuk mendorong partisipasi masyarakat. Ia menyebutkan, peserta berasal dari berbagai kalangan usia, mencerminkan tingginya kreativitas warga.


    Peringatan HJB ke-544 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas dan semangat pembangunan Kota Bogor ke depan.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini