-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kebun Raya Bogor Rayakan HUT ke-209, Resmikan Taman Araceae dan Perkuat Komitmen Konservasi

    Indate News
    19/05/26, Mei 19, 2026 WIB Last Updated 2026-05-18T23:36:29Z


    indate.net-Kebun Raya Bogor memasuki usia ke-209 tahun pada 18 Mei 2026. Di usia yang telah melampaui dua abad, ikon ruang hijau di Kota Bogor ini terus menegaskan perannya bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat konservasi, penelitian, dan edukasi yang berkontribusi terhadap pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.


    Peringatan hari jadi tahun ini mengusung tema “Tumbuh dalam Waktu, Hijau Sepanjang Masa”, yang menggambarkan komitmen Kebun Raya Bogor dalam menjaga warisan lingkungan sekaligus mengembangkan ilmu pengetahuan untuk generasi mendatang.


    Salah satu agenda utama dalam perayaan tersebut adalah peresmian Taman Araceae, sebuah taman tematik yang menampilkan berbagai koleksi tanaman dari famili talas-talasan (Araceae). Taman ini dirancang untuk memperkuat fungsi konservasi sekaligus menjadi sarana edukasi dan wisata berbasis ilmu pengetahuan.


    Taman Araceae mulai dibangun pada 2010 dan pertama kali dapat dinikmati pengunjung pada 2017, bertepatan dengan mekarnya bunga bangkai raksasa Amorphophallus titanum. Sejak 2020, kawasan ini direvitalisasi secara bertahap hingga 2025, mencakup penataan lanskap dan pengembangan jalur edukasi.


    Managing Director PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto, mengatakan taman yang berada di dekat Secret Garden Café itu diharapkan menjadi ruang belajar bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh tentang keluarga tumbuhan Araceae beserta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.


    Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Sasa Sofyan Munawar, menegaskan bahwa Kebun Raya Bogor memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar taman botani.


    Menurut dia, sejak didirikan pada 1817, Kebun Raya Bogor telah menjadi pusat ilmu pengetahuan, laboratorium hidup, dan ruang konservasi yang menyimpan ribuan koleksi tumbuhan bernilai ilmiah, ekologis, budaya, dan ekonomi.


    Sasa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peneliti, kurator, teknisi, gardener, serta tenaga konservasi yang selama ini menjaga keberlangsungan fungsi kebun raya. Penghargaan serupa diberikan kepada PT Mitra Natura Raya atas dukungannya dalam pengelolaan kawasan secara inovatif, edukatif, dan berkelanjutan.


    Ia berharap Kebun Raya Bogor semakin berkembang dan terus memberikan manfaat nyata bagi ilmu pengetahuan, pendidikan, pariwisata, konservasi, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.


    Rangkaian perayaan HUT ke-209 juga diisi dengan kegiatan penanaman pohon bersama yang melibatkan BRIN, PT Mitra Natura Raya, dan Pemerintah Kota Bogor.


    Dua jenis palma yang ditanam dalam kegiatan tersebut adalah Calyptrocalyx spicatus dan Pinanga coronata. Penanaman ini menjadi simbol kolaborasi lintas lembaga yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.


    Sejak 14 hingga 18 Mei 2026, Kebun Raya Bogor menghadirkan berbagai kegiatan untuk masyarakat, mulai dari bazar kuliner, pertunjukan musik, penampilan angklung, yoga, hingga sesi edukasi bertajuk Petualangan Hijau.


    Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah gerakan 209.000 Langkah Hijau, di mana setiap 1.000 langkah peserta dikonversi menjadi satu pohon. Program ini mengajak masyarakat berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan melalui aktivitas sederhana.


    Peneliti BRIN, Yuzammi, menjelaskan bahwa famili Araceae terdiri dari sekitar 151 genus dan 2.645 spesies yang tersebar di wilayah tropis dunia. Indonesia sendiri diperkirakan memiliki sekitar 700 spesies dari 60 genus.


    Sejumlah jenis Araceae memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti porang (Amorphophallus muelleri), suweg (Amorphophallus paeoniifolius), dan talas (Colocasia esculenta) yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Selain itu, beberapa spesies juga dikenal berpotensi sebagai tanaman obat dan tanaman hias.


    Senior Manager Hortikultura PT Mitra Natura Raya, Yudhistira, menyebut Taman Araceae saat ini telah menampilkan 16 genus unggulan, di antaranya Amorphophallus, Alocasia, Monstera, Philodendron, dan Thaumatophyllum.


    Menurutnya, kehadiran taman ini diharapkan dapat memperluas wawasan masyarakat mengenai kekayaan flora tropis Indonesia sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian tumbuhan.


    Marga Anggrianto menegaskan bahwa peringatan HUT ke-209 menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa Kebun Raya Bogor merupakan ruang hidup yang terus berkembang, beradaptasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.


    Dengan semangat “Tumbuh dalam Waktu, Hijau Sepanjang Masa”, Kebun Raya Bogor diharapkan tetap menjadi pusat konservasi, edukasi, dan inspirasi bagi upaya menjaga keberlanjutan alam Indonesia.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini