-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Drainase Tersumbat Picu Banjir, PUPR Kota Bogor Temukan Sampah hingga Kasur di Saluran

    Indate News
    06/05/26, Mei 06, 2026 WIB Last Updated 2026-05-05T23:57:56Z


    indate.net-BOGOR-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor menemukan banyak saluran drainase tersumbat yang memicu banjir di sejumlah titik. Sumbatan tersebut didominasi oleh sampah rumah tangga hingga benda berukuran besar.


    Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah titik drainase dan infrastruktur. Dari hasil pemantauan, banyak saluran tidak berfungsi optimal karena tersumbat.


    “Kami menemukan beberapa sumbatan yang utamanya diakibatkan oleh sampah. Saat ini kami mengupayakan pembersihan secara bergantian sekaligus menginventarisasi titik-titik penghambat aliran air,” ujar Juniarti.


    Ia menjelaskan, terdapat dua persoalan utama yang ditemukan di lapangan. Selain sumbatan sampah, minimnya fasilitas tali air menyebabkan aliran air tidak dapat masuk ke drainase secara maksimal.


    Kondisi paling parah ditemukan di bagian hilir saluran. Berbagai jenis sampah rumah tangga menumpuk dan menghambat aliran air, termasuk benda berukuran besar.


    “Bahkan ditemukan dua kasur Palembang yang menyumbat drainase berukuran 1x1 meter. Ini sangat menghambat aliran air,” katanya.


    Selain persoalan drainase, PUPR juga menyoroti dampak lanjutan berupa longsor di kawasan Pasir Jaya, tepatnya di tepi Sungai Cikaret. Di lokasi tersebut, sejumlah bangunan warga diketahui melanggar garis sempadan sungai.


    “Banyak bangunan yang menjorok ke badan sungai. Akibatnya terjadi longsor dan ada musala yang roboh,” ungkap Juniarti.


    Tak hanya itu, sebuah jembatan di kawasan tersebut juga dilaporkan ambruk setelah diterjang arus deras saat hujan lebat.


    Saat ini, PUPR tengah fokus melakukan pembersihan area serta perbaikan Tembok Penahan Tanah (TPT). Proses pengerjaan dilakukan bersama masyarakat dan komunitas setempat.


    Untuk sementara, akses warga akan difasilitasi melalui pembangunan jembatan darurat sambil menunggu realisasi jembatan permanen.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini