indate.net-BOGOR -Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membongkar sebanyak 14 bangunan liar yang berdiri di atas saluran drainase di sepanjang Jalan Cipinanggading, Kecamatan Bogor Selatan, pada Kamis (2/3/2026) malam.
Penertiban tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi Gerindra, Said Muhamad Mohan. Ia menilai langkah Pemkot Bogor sudah tepat karena bangunan-bangunan tersebut tidak memiliki izin dan melanggar aturan tata ruang.
“Pembongkaran bangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor merupakan langkah yang sudah tepat, karena bangunan tersebut masuk kategori bangunan liar yang tidak berizin,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (3/3/2026).
Mohan menjelaskan, selain melanggar aturan, keberadaan bangunan liar di atas saluran drainase berpotensi mengganggu fungsi aliran air dan memicu persoalan lingkungan di kemudian hari.
Ia menambahkan, penertiban ini semakin penting mengingat Jalan Cipinanggading saat ini berfungsi sebagai jalur alternatif vital. Jalur tersebut digunakan sebagai pengalihan arus kendaraan dari kawasan Batutulis yang terdampak putusnya akses jalan.
Dengan dibongkarnya bangunan liar tersebut, diharapkan arus lalu lintas di kawasan tersebut menjadi lebih lancar seiring tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari, sekaligus mengembalikan fungsi drainase.
“Penertiban bangunan liar di lokasi tersebut sangat membantu memperlancar arus kendaraan yang cukup padat, karena saat ini jalan itu menjadi akses alternatif yang penting,” katanya.
Ia juga mendorong Pemkot Bogor untuk terus melakukan penataan lanjutan agar fungsi jalan dan drainase dapat berjalan optimal serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
“Saya harap Pemkot Bogor terus berkomitmen melakukan penataan lanjutan di kawasan tersebut agar jalan dan drainase berjalan optimal,” ucapnya.
Selain itu, Mohan menekankan pentingnya pengawasan rutin oleh aparatur wilayah, baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan, guna mencegah kembali munculnya bangunan liar.
“Ke depan aparatur wilayah harus rutin melakukan pengawasan dan tidak melakukan pembiaran lagi,” tandasnya.(*)


