-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sidak Pasar Jelang Lebaran, DPRD Kota Bogor Temukan Harga Cabai Jablay Capai Rp100 Ribu per Kg

    Indate News
    11/03/26, Maret 11, 2026 WIB Last Updated 2026-03-10T21:14:32Z


    indate.net-BOGOR- Komisi II DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional guna memantau harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran 2026. Sidak tersebut dilakukan di Pasar Gembrong, Kecamatan Bogor Timur, dan Pasar Jambu Dua, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa (10/3/2026).


    Peninjauan dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, bersama anggota Komisi II Heri Cahyono dan Abdul Kadir Hasbi Alatas. Dalam kegiatan tersebut, rombongan mengecek harga berbagai komoditas sekaligus meninjau kondisi fasilitas pasar.


    Rifki mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga sejumlah kebutuhan pokok masih relatif stabil. Namun, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, salah satunya cabai rawit jenis jablay.


    “Beberapa komoditas memang ada kenaikan, salah satunya cabai rawit jablay yang saat ini mencapai sekitar Rp100 ribu per kilogram,” ujar Rifki kepada wartawan di sela-sela sidak.


    Ia menambahkan, pihaknya sengaja turun langsung ke pasar untuk memastikan kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang hari raya tetap terkendali.


    Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kota Bogor Heri Cahyono menilai kenaikan harga cabai menjelang Lebaran masih dalam batas yang wajar. Menurutnya, harga daging sapi saat ini juga masih berada di kisaran normal.


    “Harga daging masih di kisaran Rp130 ribu per kilogram dan cabai sekitar Rp100 ribu. Mudah-mudahan menjelang Lebaran tidak ada kenaikan yang signifikan,” kata Heri.


    Selain memantau harga, Komisi II juga menyoroti tingkat keterisian lapak pedagang di Pasar Gembrong. Heri berharap seluruh lapak yang tersedia dapat dimanfaatkan agar aktivitas ekonomi masyarakat di pasar semakin meningkat.


    Dalam sidak tersebut, rombongan juga menerima keluhan warga terkait akses transportasi menuju Pasar Gembrong. Warga mengaku kesulitan menjangkau pasar karena tidak ada trayek angkutan kota yang masuk langsung ke area tersebut.


    Menanggapi hal itu, Heri menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor untuk mencari solusi agar akses masyarakat menuju pasar lebih mudah.


    “Kami akan coba komunikasikan dengan Dishub agar ada trayek angkot yang bisa masuk ke Pasar Gembrong, sehingga masyarakat lebih mudah menjangkau pasar,” jelasnya.


    Usai melakukan peninjauan di Pasar Gembrong, rombongan Komisi II melanjutkan sidak ke Pasar Jambu Dua. Di lokasi tersebut, mereka kembali mengecek harga sejumlah komoditas seperti cabai, bawang, kentang, terong hingga sayuran hijau.


    Anggota Komisi II DPRD Kota Bogor Abdul Kadir Hasbi Alatas menyebut terdapat perbedaan harga beberapa komoditas antara kedua pasar tersebut. Meski demikian, sebagian besar harga bahan pokok masih terbilang terkendali.


    “Dari hasil pemantauan di lapangan, sebagian komoditas masih relatif stabil. Memang ada yang mulai naik seperti cabai dan ayam, tapi masih dalam batas yang bisa dikendalikan,” ujar Hasbi.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini