-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Harga BBM Jelang Mudik Lebaran Stabil, Ini Rinciannya di Berbagai Wilayah

    Indate News
    26/03/26, Maret 26, 2026 WIB Last Updated 2026-03-26T01:27:29Z


    indate.net-Menjelang arus mudik Lebaran, perkembangan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi sorotan publik. Kondisi ini dinilai penting karena berpengaruh langsung terhadap biaya perjalanan masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.


    Berdasarkan informasi resmi dari PT Pertamina (Persero) melalui unit usahanya Pertamina Patra Niaga, harga BBM hingga Rabu (25/3/2026) masih mengacu pada penyesuaian yang mulai berlaku sejak awal Maret 2026.


    Penyesuaian tersebut terutama menyasar BBM non-subsidi, seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara itu, harga BBM subsidi—yakni Pertalite dan Biosolar—tetap dipertahankan tanpa perubahan sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat.


    Di sisi lain, ketersediaan BBM di berbagai daerah dilaporkan dalam kondisi aman. Hal ini menjadi faktor penting untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik yang diperkirakan meningkat signifikan.


    Secara umum, wilayah Jawa dan Bali masih menjadi patokan harga nasional. Di kawasan ini, Pertalite dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Untuk BBM non-subsidi, Pertamax berada di kisaran Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp13.100, Pertamax Green 95 Rp12.900, Dexlite Rp14.200, dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter.


    Perbedaan harga terlihat di sejumlah wilayah lain, khususnya di luar Pulau Jawa. Di Provinsi Aceh, misalnya, Pertamax dibanderol sekitar Rp12.600 per liter, sementara Pertamax Turbo mencapai Rp13.350. Adapun Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing berada di kisaran Rp14.500 dan Rp14.800 per liter.


    Sementara itu, wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau mencatat harga yang sedikit lebih tinggi. Pertamax di kawasan tersebut mencapai sekitar Rp12.900 per liter, dengan Pertamax Turbo Rp13.650, Dexlite Rp14.800, dan Pertamina Dex Rp15.100 per liter.


    Di kawasan perdagangan bebas seperti Sabang dan Batam, harga BBM cenderung lebih rendah dibandingkan wilayah lainnya. Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan khusus di wilayah Free Trade Zone (FTZ). Di Sabang, Pertamax dijual sekitar Rp11.550 per liter, sedangkan di Batam berkisar Rp11.750 per liter.


    Untuk wilayah Kalimantan, sebagian besar daerah menetapkan harga yang relatif seragam, dengan Pertamax di kisaran Rp12.600 per liter. Namun, di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, harga sedikit lebih tinggi, menyentuh Rp12.900 per liter untuk Pertamax dan Rp15.100 untuk Pertamina Dex.


    Kondisi serupa juga terlihat di wilayah Sulawesi, yang menunjukkan keseragaman harga di sebagian besar provinsi. Sementara di kawasan timur Indonesia, seperti Maluku dan Papua, harga BBM subsidi tetap stabil tanpa perubahan.


    Penyesuaian harga BBM non-subsidi yang dilakukan pada awal Maret 2026 diketahui mengalami kenaikan berkisar Rp200 hingga Rp950 per liter. Meski demikian, pemerintah memilih untuk tidak mengubah harga BBM subsidi guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.


    Dengan kondisi harga yang relatif stabil hingga saat ini, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi sebelum melakukan perjalanan jauh. Selain itu, perencanaan kebutuhan BBM juga menjadi hal penting agar perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman dan efisien.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini