-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Disperumkim Kota Bogor Catat Kinerja Optimal 2025, Kawasan Kumuh Berkurang 30 Hektare

    Indate News
    02/02/26, Februari 02, 2026 WIB Last Updated 2026-02-02T03:55:22Z


    indate.net-Bogor – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor menunjukkan kinerja yang optimal sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Fokus pembangunan pada ruang terbuka hijau, penataan kawasan permukiman, serta pengelolaan lingkungan dinilai memberikan dampak nyata bagi kualitas hidup masyarakat.

     

    Berdasarkan data terkini, serapan anggaran Disperumkim Kota Bogor pada tahun 2025 mencapai 96 persen dari total anggaran sekitar Rp200 miliar. Tingginya serapan anggaran ini mencerminkan efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan.

     

    Kepala Dinas Perumkim Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran serta sinergi dengan berbagai pihak.

     

    “Serapan anggaran yang tinggi ini menunjukkan bahwa program-program Disperumkim berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran. Fokus kami adalah memastikan pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Chusnul.

     

    Salah satu capaian penting Disperumkim Kota Bogor sepanjang 2025 adalah pengurangan kawasan kumuh seluas 30 hektare. Upaya ini dilakukan melalui penataan kawasan permukiman, peningkatan infrastruktur dasar, serta perbaikan lingkungan secara berkelanjutan.

     

    Selain itu, Disperumkim Kota Bogor juga meraih penghargaan peringkat ketiga pengelolaan data terbaik tingkat Kota Bogor pada November 2025. Penghargaan tersebut mencerminkan peningkatan tata kelola data, akurasi, serta transparansi dalam mendukung kebijakan pembangunan perumahan dan permukiman.

     

    Di bidang peningkatan sumber daya manusia, Disperumkim melaksanakan Program Pamong Walagri, yang salah satunya berupa pemeriksaan kesehatan bagi seluruh pegawai. Program ini bertujuan menjaga kebugaran dan produktivitas aparatur dalam memberikan pelayanan publik.

     

    “SDM yang sehat dan berkualitas menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Karena itu, kami tidak hanya fokus pada fisik pembangunan, tetapi juga pada kesiapan aparatur,” tambah Chusnul.

     

    Dalam pelaksanaan pekerjaan strategis tahun 2025, Disperumkim juga menjalankan sejumlah paket kegiatan berdasarkan Keputusan Wali Kota Bogor. Di antaranya adalah audiensi dan ekspose perencanaan pembangunan taman kota, pelaksanaan pre-construction meeting di kawasan permukiman kumuh seperti di Kelurahan Cibogor, serta penebangan pohon rawan tumbang sebagai langkah mitigasi keselamatan warga.

     

    Memasuki periode rencana kerja 2025–2026, Disperumkim Kota Bogor menetapkan beberapa program utama, meliputi Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah, Program Pengembangan Perumahan, Program Kawasan Permukiman, serta Program Pertanahan. Seluruh program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian, menata kawasan kumuh, serta memperkuat pengelolaan data pertanahan.

     

    Chusnul Rozaqi menegaskan, Disperumkim Kota Bogor berkomitmen untuk terus menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

     

    “Ke depan, kami akan terus memperkuat penataan kawasan, ruang terbuka hijau, dan lingkungan permukiman agar Kota Bogor semakin nyaman, aman, dan layak huni,” pungkasnya.(*)

     

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini