-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Genangan Air Bertahun-tahun Saat Hujan di Gang Abdullah Bin Nuh Akhirnya Teratasi, Perumkim Bangun Drainase

    Indate News
    02/02/26, Februari 02, 2026 WIB Last Updated 2026-02-02T06:49:42Z


    indate.net-Bogor — Warga Cimanggu, Gang Tijan RT 02 RW 15, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor akhirnya dapat bernapas lega. Keluhan mengenai genangan air yang kerap terjadi di Jalan Gang Abdullah Bin Nuh setiap musim hujan kini mulai terjawab. Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim) Kota Bogor merealisasikan pembangunan saluran drainase sebagai upaya mengatasi persoalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.


    Selama ini, kawasan tersebut dikenal sebagai titik rawan genangan, terutama saat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Air kerap menggenangi badan jalan, mengganggu mobilitas warga, serta menimbulkan kekhawatiran akan dampak lingkungan. Bahkan, genangan air disebut berpotensi masuk ke halaman Sekolah Abdullah Bin Nuh yang berada tidak jauh dari lokasi.


    Salah seorang warga setempat, Sri, mengungkapkan bahwa sebelumnya masyarakat sempat merasa resah karena belum ada penanganan konkret terhadap permasalahan tersebut. Namun, kondisi kini berubah setelah Perumkim Kota Bogor turun langsung melakukan pembangunan saluran air.


    “Sekarang warga sudah merasa lebih lega. Alhamdulillah, akhirnya ada realisasi pembuatan solokan untuk drainase. Kami tidak lagi khawatir seperti dulu setiap kali hujan turun,” ujar Sri, warga yang tinggal di sekitar lokasi pembangunan.


    Hal senada disampaikan Ketua RT 02 RW 15 Cimanggu, Tijan Hermansyah. Ia menjelaskan bahwa wilayah Gang Abdullah Bin Nuh memang berada di bawah wilayahnya dan sudah lama menjadi langganan genangan air.


    “Sudah bertahun-tahun jalan ini selalu tergenang saat hujan. Kalau hujan deras, air bahkan bisa masuk ke halaman Sekolah Abdullah Bin Nuh. Alhamdulillah, sekarang sudah mulai dikerjakan pembuatan solokan atau drainase oleh Dinas Perumkim,” jelasnya.


    Tijan berharap, setelah pembangunan drainase selesai, permasalahan genangan air tidak kembali terulang. Ia juga mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam menjaga dan merawat fasilitas lingkungan tersebut.


    “Kami berharap setelah pengerjaan ini selesai dan rapi, semua pihak bisa ikut menjaga kebersihan dan fungsi drainase agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.


    Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, menegaskan bahwa pembangunan drainase di Gang Abdullah Bin Nuh merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat.


    “Perumkim Kota Bogor terus berupaya merespons keluhan warga, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur dasar lingkungan. Pembangunan drainase ini bertujuan untuk mengurangi genangan air, meningkatkan kenyamanan, serta keselamatan warga,” ujar Chusnul Rozaqi.


    Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat.


    “Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga kebersihan dan fungsi drainase yang telah dibangun, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” pungkasnya.(JM)

     

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini