indate.net-Bogor — Warga Cimanggu, Gang Tijan RT 02 RW 15, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor akhirnya dapat bernapas lega. Keluhan mengenai genangan air yang kerap terjadi di Jalan Gang Abdullah Bin Nuh setiap musim hujan kini mulai terjawab. Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim) Kota Bogor merealisasikan pembangunan saluran drainase sebagai upaya mengatasi persoalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Selama ini, kawasan tersebut dikenal sebagai
titik rawan genangan, terutama saat hujan dengan intensitas sedang hingga
tinggi. Air kerap menggenangi badan jalan, mengganggu mobilitas warga, serta
menimbulkan kekhawatiran akan dampak lingkungan. Bahkan, genangan air disebut
berpotensi masuk ke halaman Sekolah Abdullah Bin Nuh yang berada tidak jauh
dari lokasi.
Salah seorang warga setempat, Sri,
mengungkapkan bahwa sebelumnya masyarakat sempat merasa resah karena belum ada
penanganan konkret terhadap permasalahan tersebut. Namun, kondisi kini berubah
setelah Perumkim Kota Bogor turun langsung melakukan pembangunan saluran air.
“Sekarang warga sudah merasa lebih lega.
Alhamdulillah, akhirnya ada realisasi pembuatan solokan untuk drainase. Kami
tidak lagi khawatir seperti dulu setiap kali hujan turun,” ujar Sri, warga yang
tinggal di sekitar lokasi pembangunan.
Hal senada disampaikan Ketua RT 02 RW 15
Cimanggu, Tijan Hermansyah. Ia menjelaskan bahwa wilayah Gang Abdullah Bin Nuh
memang berada di bawah wilayahnya dan sudah lama menjadi langganan genangan
air.
“Sudah bertahun-tahun jalan ini selalu
tergenang saat hujan. Kalau hujan deras, air bahkan bisa masuk ke halaman
Sekolah Abdullah Bin Nuh. Alhamdulillah, sekarang sudah mulai dikerjakan
pembuatan solokan atau drainase oleh Dinas Perumkim,” jelasnya.
Tijan berharap, setelah pembangunan drainase
selesai, permasalahan genangan air tidak kembali terulang. Ia juga mengajak
seluruh warga untuk berperan aktif dalam menjaga dan merawat fasilitas
lingkungan tersebut.
“Kami berharap setelah pengerjaan ini selesai
dan rapi, semua pihak bisa ikut menjaga kebersihan dan fungsi drainase agar
manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan
Permukiman Kota Bogor, Chusnul Rozaqi,
menegaskan bahwa pembangunan drainase di Gang Abdullah Bin Nuh merupakan bagian
dari komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam meningkatkan kualitas lingkungan
permukiman serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
“Perumkim Kota Bogor terus berupaya merespons
keluhan warga, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur dasar lingkungan.
Pembangunan drainase ini bertujuan untuk mengurangi genangan air, meningkatkan
kenyamanan, serta keselamatan warga,” ujar Chusnul Rozaqi.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan
infrastruktur lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga
membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat.
“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga kebersihan dan fungsi drainase yang telah dibangun, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” pungkasnya.(JM)


