-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Wakil Wali Kota Bogor Tinjau Longsor Bondongan, Pemkot Minta Warga di Area Rawan Segera Mengamankan Diri

    Indate News
    30/01/26, Januari 30, 2026 WIB Last Updated 2026-01-29T22:44:46Z


    indate.net-BOGOR-Pemerintah Kota Bogor bergerak cepat menyikapi bencana longsor yang terjadi di Kampung Jerokuta Kaum, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, yang menyebabkan korban jiwa. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, bersama Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, turun langsung ke lokasi usai menerima laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).


    Dalam kunjungannya, Jenal tidak hanya meninjau titik longsor, tetapi juga menyempatkan diri melayat ke Masjid Jami Al Falah, tempat jenazah korban disemayamkan sementara. Ia memastikan pemerintah daerah hadir untuk membantu keluarga korban.


    Jenal menyampaikan bahwa seluruh kebutuhan terkait penanganan korban, mulai dari perawatan medis hingga proses pemakaman, menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bogor. Menurutnya, pembiayaan telah difasilitasi melalui skema jaminan kesehatan yang berlaku.


    Di tengah cuaca yang masih berpotensi ekstrem, Pemkot Bogor juga mengambil langkah antisipatif dengan meminta warga yang bermukim di kawasan berisiko tinggi agar segera mengungsi. Rumah-rumah yang terdampak abrasi tanah dan berada dalam kondisi tidak aman diminta untuk dikosongkan sementara.


    “Keselamatan warga menjadi prioritas. Bagi yang harus mengungsi, pemerintah menyiapkan skema hunian sementara, termasuk bantuan biaya sewa tempat tinggal yang bersumber dari APBD,” ujar Jenal.


    Selain longsor di Bondongan, Pemkot Bogor juga menerima laporan gangguan infrastruktur di sejumlah lokasi lain. Salah satunya adalah kerusakan akses jalan di wilayah Kedung Badak menuju Cilebut. Saat ini, pemerintah tengah melakukan kajian teknis untuk menentukan apakah jalur tersebut masih dapat dilalui secara terbatas atau perlu ditutup demi mencegah risiko lanjutan.


    Ke depan, Pemkot Bogor menegaskan komitmennya untuk memperkuat upaya mitigasi bencana. Dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), pemerintah akan melakukan pemetaan ulang wilayah rawan bencana secara lebih komprehensif.


    Salah satu langkah yang direncanakan adalah relokasi warga yang tinggal di kawasan sempadan sungai dan lereng tebing berisiko tinggi ke hunian yang lebih aman, seperti rumah susun sewa milik pemerintah.


    Menutup pernyataannya, Jenal mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang. Warga yang tinggal di bantaran sungai maupun lereng tebing diminta segera mengevakuasi diri jika muncul tanda-tanda alam yang berpotensi membahayakan keselamatan.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini