-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    KPU Temukan 368 Surat Suara Rusak

    Indate News
    15/01/24, Januari 15, 2024 WIB Last Updated 2024-01-15T13:47:14Z


    indate.net-CIBINONG - Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor bersama Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan pemeriksaan proses pelipatan surat suara pemilihan umum (Pemilu) 2024 di Gudang Logistik KPU, yang berlokasi di Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, pada Senin (15/1/2024).


    Hal itu disampaikan oleh Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu bahwa pihaknya sedang melakukan peninjauan dan pemeriksaan proses pelipatan surat suara baik untuk pemilihan Presiden, DPD, DPR RI, maupun DPRD Provinsi dan Kabupaten Bogor. “Kita juga melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para petugas yang bertugas meli­pat surat suara yang ada di Gudang KPU Kabupaten Bogor ini dan kami memastikan proses pelipatan suara ini akan berjalan sempurna,” katanya kepada PAKAR, pada Senin 15 Januari 2024. Ia juga menargetkan dalam pelipatan surat suara untuk pemilu tersebut paling lambat pada tanggal 28 Januari 2024, agar setelah itu pihaknya dapat mendistribusikan sebelum H-7.


    “Intinya kita sedang tahap proses dan semuanya sedang berjalan. Sehingga pesta demokrasi terbesar serentak tahun 2024 ini bisa terlaksana dengan baik. Saya juga optimis melihat proses ini karena kita ketahui bersama bahwa saat ini di kecamatan atau di PPK (panitia pemilihan Kecamatan) sudah terdistribusi logistik dan alat coblos semuanya sudah di wilayah dan surat suara juga sedang dipersiapkan oleh teman-teman petugas,” jelasnya. 


    Asmawa Tosepu mengaku bahwa ada beberapa keluhan dari para petugas di Gudang Logistik KPU ka­­rena kecapean selama melakukan pelipatan yang ditargetkan dalam satu orang/1.000 surat suara. “Tadi juga ada petugas yang mengeluh karena banyak bekerja selama duduk, mereka dari sisi pundak agak kecapean. Maka dari itu kita menyiapkan petugas kesehatan baik dari polres, kodim, dan puskesmas untuk memberikan vitamin yang bisa mengurangi keluhan tersebut dan untuk kendaraan lainnya alhamdulilah berjalan dengan lancar,” ucapnya. 


    Senada dikatakan oleh Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawalan semaksimal mungkin untuk memastikan keamanan selama pemilihan umum 2024 berlangsung secara aman, tentram dan kondusif. “Kami dari Polri saja ada 1.200 personel, dari Brimob kami minta 1.000 untuk memperkuat, dari kodim sendiri 500, dari batalion 500, sehingga totalnya kurang lebih ada hampir 4000an personel, dan belum satpol pp linmas dan yg lainnya. Maka dari itu  kita akan terus melaksanakan pengawal hingga sampai ke tujuan dan pasca dari pencoblosan kita juga akan mengawal sampai ke tempat yang sudah ditentukan oleh KPU,” ungkapnya.

    Ia juga menyebut semua wilayah di Kabupaten Bogor sangat rawan sehingga pihaknya akan terus melakukan pengawasan untuk menghindari situasi ancaman dan gangguan sekecil apapun. “Semua kami katakan rawan, kami tidak mau underestimate sehingga kami bisa melaksanakan tugas untuk menghindari dari situasi ancaman dan gangguan apapun dan sekecil apapun. Bahkan saya meminta Kabupaten Bogor zero dari insiden apapun,” imbuhnya.


    Sementara itu Ketua KPU Ka­bu­paten Bogor, M Adi Kurnia mengatakan bahwa pihaknya kemarin Sabtu 13 Januari 2024 telah menyelesaikan serta lipat dan packing kotak suara untuk pemilihan Presiden-Wakil Presiden. “Jadi yang sudah dilipat dimasukan ke dalam kotak, nah kita ingin mengirim itu belum bisa dikirim oleh kpu ri karena informasinya tanggal 17 Januari akan baru di kirim sampul suara sah. Lalu ketika sudah komplit untuk item kotak suara pemilihan Presiden itu baru akan bisa dikirim dan kemungkinan kita akan mengirimkan dulu untuk suara DPD RI,” ungkapnya. Ia mengaku sda sebanyak 368 surat suara yang mengalami kerusakan dan akan dikembalikan ke KPU RI dalam waktu dekat.


    “Ada 368 surat suara Presiden-Wakil Presiden yang mengalami kerusakan dari 3.973.004 (tiga juta sembilan ratus tujuh tiga empat) surat suara yang ada. Untuk kerusakannya itu pun dikarenakan ada beberapa faktor yakni karena saat pengecekan, ada surat suara kelebihan hingga terbelah,” keluhnya. Meskipun begitu dirinya akan melakukan perekapan bagi surat 368 surat suara yang mengalami kerusakan dan dalam waktu dekat akan melaporkan ke KPU RI agar dapat di cetak ulang.


    “Surat suara yang rusak sedang kita rekap dan akan kita laporkan ke kpu ri terkait surat suara yang rusak nanti akan di cetak ulang. Dan untuk surat suara DPD, insyaallah sudah selesai besok kita lanjut ke DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota,” tandasnya.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Kabupaten Bogor

    +