Iklan

Pemkot dan RSUD Kota Bogor Bergerak Cepat, Kerahkan Tim dan Ambulans ke Cianjur

Indate News
22/11/22, November 22, 2022 WIB Last Updated 2022-11-22T01:06:24Z


indate.net-BOGOR – Peristiwa bencana alam gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur, langsung menjadi perhatian sejumlah daerah. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor dan RSUD Kota Bogor bergerak cepat menurunkan tim ke lokasi bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Theofino Patrocinio mengatakan, BPBD dan Damkar bersama relawan menurunkan personil berjumlah 20 orang, 4 ambulans, 1 Unit Mobil rescue BPBD dan 1 Unit Mobil rescue Damkar. Tim sudah menuju Kabupaten Cianjur dari tadi sore.

“Kami turunkan tim ke lokasi tadi sore, termasuk dari Dinkes Kota Bogor, 2 ambulan, 1 dokter dan 2 perawat. Nanti di lokasi akan bertemu dengan tim lain, seperti dari RSUD Kota Bogor,” ucap Kalak.

Langkah cepat juga dilakukan pihak RSUD Kota Bogor dengan mengirimkan bantuan perlengkapan medis dan tenaga medis guna membantu warga Cianjur yang terdampak gempa bumi berskala 5,6 magnitudo.

Kepala bidang keperawatan RSUD Kota Bogor dr. Oki Kurniawan mengatakan bila RSUD Kota Bogor telah memberangkatkan satu ambulance, tiga perawat medis dan satu dokter untuk membantu korban gempa di Cianjur.

“Jam 9 malam ini kita berangkatkan tiga tenaga perawat dan satu dokter spesialis ortopedi dan bedah tulang dr. Achmad Sukmana,” terangnya saat ditanya disela-sela pemberangkatan tenaga medis RSUD Kota Bogor, Senin (21/11/2022) malam.

Dari hasil koordinasi, lanjut dia, masyarakat di Cianjur membutuhkan dokter spesialis bedah tulang lantaran banyak warga yang luka akibat tertimpah puing bangunan yang runtuh akibat guncangan gempa.

Selain tenaga medis, RSUD Kota Bogor juga mengirimkan perlengkapan medis dan obat-obatan. “Ini sebagai bentuk kepedulian RSUD merespon bencana kemanusiaan,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala subkoordinator Sarana Pelayanan Penunjang Medik, Ahmad Mausul menambahkan, selain bantuan medis RSUD Kota Bogor juga memberikan bantuan logistik untuk korban bencana.

Nantinya, bantuan tersebut bakal difokuskan di Kabupaten Cianjur yang menjadi lokasi paling terdampak gempa. Namun, dia tidak menutup kemungkinan nantinya bantuan serupa juga dilakukan di berbagai lokasi sekitar.

“Jika situasi dilapangan membutuhkan jumlah tenaga medis tambahan, maka RSUD Kota Bogor nantinya akan mengirimkan kembali tenaga medis, logistik, serta obat-obatan,” singkatnya.

Untuk diketahui, gempa berkekuatan 5.6 skala magnitudo melanda Cianjur dan sekitarnya sekira pukul 13.21 WIB. Tercatat, 46 orang meninggal dunia dan 700 orang mengalami luka-luka.

Untuk kerugian materiil terdapat 343 bangunan rumah rusak berat, 1 pondok pesantren rusak berat dan RSUD Cianjur rusak sedang. Kerusakan fasilitas publik yang masih diidentifikasi tingkat kerusakan, antara lain gedung pemerintah 4 unit, fasilitas Pendidikan 3, tempat ibadah 1.(*)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Kabupaten Bogor

+