-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Penanganan Sampah Bogor Raya Masuk Babak Baru, PSEL Galuga Siap Groundbreaking

    Indate News
    24/07/26, Juli 24, 2026 WIB Last Updated 2026-07-24T06:37:14Z


    indate. net-BOGOR -Proyek strategis penanganan sampah di Bogor Raya memasuki tahapan penting. Pemerintah Kota Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor, dan TNI Angkatan Darat (TNI AD) melalui mekanisme saling hibah lahan sepakat mendukung pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga.


    Kesepakatan tersebut akan diperkuat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli 2026 sebagai landasan hukum sebelum dimulainya pembangunan.


    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Rudy Mashudi, mengatakan proyek tersebut tidak hanya menghadirkan fasilitas PSEL untuk mengolah sampah harian, tetapi juga fasilitas pengolahan sampah menggunakan teknologi pirolisis yang ditujukan untuk mengurangi timbunan sampah lama di TPA Galuga.


    "Prosesnya saling menghibahkan lahan. Pemkot Bogor akan menghibahkan lahan seluas 5 hektare di Galuga, begitu juga Pemkab Bogor. Sebaliknya, TNI AD (Kopassus) menghibahkan lahannya yang lebih strategis dan memiliki akses jalan yang lebih baik untuk lokasi PSEL," ujar Rudy kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).


    Menurut Rudy, saat ini proses pematangan lahan seluas sekitar 10 hektare untuk pembangunan PSEL tengah berlangsung. Pemindahan lokasi ke lahan milik TNI AD dilakukan agar operasional fasilitas dan akses kendaraan pengangkut sampah menjadi lebih optimal.


    Ia menjelaskan, karena lahan milik TNI AD merupakan Barang Milik Negara (BMN), proses administrasinya harus melalui mekanisme yang melibatkan Kementerian Keuangan. Untuk itu, ketiga pihak sepakat menyusun Perjanjian Kerja Sama sebagai dasar hukum selama proses pengalihan lahan berlangsung.


    "Penandatanganan PKS antara TNI AD, Pemkot Bogor, dan Pemkab Bogor insyaallah dilaksanakan pada 29 Juli. Ini penting agar alas haknya jelas sebelum memasuki tahapan pembangunan atau groundbreaking yang direncanakan pada awal Agustus," jelasnya.


    Selain pembangunan PSEL, kawasan Galuga juga akan dilengkapi fasilitas pirolisis yang dikelola oleh TNI AD. Teknologi tersebut akan difokuskan untuk mengolah timbunan sampah lama menjadi bahan bakar hayati (biofuel).


    Rudy menyebutkan, fasilitas pirolisis akan dibangun di atas lahan sekitar 6 hektare di sisi kanan jalan, sedangkan area seluas 10 hektare di sisi kiri jalan akan digunakan untuk pembangunan PSEL.


    "Program pirolisis ini ditugaskan kepada TNI untuk mengolah sampah lama di TPA Galuga menjadi biofuel," katanya.(*) 

    Berdasarkan estimasi, volume timbunan sampah lama di TPA Galuga mencapai sekitar 19 hingga 27 juta ton. Proses pengolahannya diperkirakan membutuhkan waktu yang cukup panjang.

    "Pihak pengelola mengajukan estimasi sekitar 20 hingga 30 tahun untuk menyelesaikan pengolahan seluruh timbunan sampah lama di TPA Galuga," pungkas Rudy.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini