-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pesantren Al-Qur'an dan Kewirausahaan Saudagar Mulia Indonesia Hadir di Bogor, Usung Integrasi Pendidikan dan Kemandirian Ekonomi

    Indate News
    24/07/26, Juli 24, 2026 WIB Last Updated 2026-07-24T06:46:25Z


    indate.net-BOGOR
    — Sebuah lembaga pendidikan Islam baru, Pesantren Al-Qur'an dan Kewirausahaan Saudagar Mulia Indonesia, resmi hadir di Kampung Babakan Sukamantri, Kelurahan Pasirkuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Pesantren yang berada di bawah naungan Yayasan Saudagar Mulia Indonesia (YASMI) ini mengusung konsep pendidikan yang memadukan pembinaan karakter Qur'ani dengan penguatan jiwa kewirausahaan.


    Ketua Yayasan Saudagar Mulia Indonesia, Subhan Murtadla, S.Ag., M.E., mengatakan, pesantren tersebut didirikan sebagai upaya menjawab tantangan pendidikan Islam di era modern. Menurutnya, lembaga pendidikan tidak hanya dituntut mencetak lulusan yang memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mandiri secara ekonomi.


    "Model pendidikan ini dibangun atas keyakinan bahwa pendidikan Islam harus mampu mengintegrasikan pembentukan karakter Qur'ani dengan penguatan kompetensi kewirausahaan. Al-Qur'an menjadi fondasi dalam membangun iman, akhlak, dan integritas, sedangkan kewirausahaan menjadi sarana untuk mewujudkan kemandirian serta kesejahteraan umat," ujarnya.


    Pesantren yang dipimpin Ustadz Dikdik Farid Nursidik tersebut menargetkan lahirnya generasi muslim yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan spiritual, intelektual, sosial, dan ekonomi. Santri diharapkan tidak hanya mampu membaca, menghafal, memahami, serta mengamalkan Al-Qur'an, tetapi juga memiliki keterampilan berwirausaha, berinovasi, dan menciptakan lapangan kerja.


    Pihak yayasan menilai konsep tersebut memiliki landasan dalam sejarah peradaban Islam. Mereka mengacu pada teladan Rasulullah SAW yang dikenal sebagai pedagang yang jujur dan amanah, serta banyak sahabat Nabi yang memanfaatkan aktivitas usaha untuk mendukung dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.


    Melalui konsep tersebut, Pesantren Al-Qur'an dan Kewirausahaan Saudagar Mulia Indonesia diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang berkarakter, profesional, mandiri, dan memiliki jiwa kewirausahaan berbasis nilai-nilai Islam.


    Dalam pemaparannya, yayasan juga mengutip firman Allah SWT dalam QS. Al-Qashash ayat 77 yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara orientasi kehidupan akhirat dan tanggung jawab di dunia. Nilai tersebut menjadi salah satu dasar dalam penyelenggaraan pendidikan di pesantren.


    Dengan menggabungkan pendidikan Al-Qur'an dan kewirausahaan, pengelola berharap pesantren dapat berkontribusi dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang kuat, tetapi juga mampu berperan aktif dalam pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini