-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Tenjolaya Jadi Juara Penyaluran Pupuk Subsidi di Kabupaten Bogor

    Indate News
    25/05/26, Mei 25, 2026 WIB Last Updated 2026-05-25T04:23:15Z


    indate. net-BOGOR -Kecamatan Tenjolaya mencatat capaian tertinggi dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Bogor selama periode Januari hingga Mei 2026. Berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Bogor, realisasi penyaluran di wilayah tersebut mencapai 45,23 persen dari total alokasi yang tersedia.


    Ketua Tim Pupuk dan Pestisida Bidang Sarana Pertanian DTPHP Kabupaten Bogor, Dede Sopyandi mengatakan, terdapat empat kecamatan dengan capaian penyaluran pupuk subsidi tertinggi sepanjang lima bulan pertama tahun ini.


    “Empat besar penyaluran pupuk bersubsidi tertinggi periode Januari sampai Mei 2026 menunjukkan kinerja distribusi yang cukup baik, baik dari sisi distributor maupun penyerapan oleh para petani,” ujar Dede Sopyandi.


    Ia menjelaskan, Kecamatan Tenjolaya yang didistribusikan oleh Koperasi Jasa Gema Indonesia Maju (Kopgim) berhasil menyalurkan sebanyak 420,599 ton pupuk dari total alokasi 930 ribu ton.


    Di posisi kedua, Kecamatan Leuwiliang yang didistribusikan oleh PT Eunice Jaya Abadi (EJA) mencatat penyaluran sebesar 371,448 ton dari total alokasi 805,8 ribu ton atau mencapai 41,47 persen.


    Sementara posisi ketiga ditempati Kecamatan Cariu bersama distributor PT Esandi Bintang Perdana (EBP) dengan realisasi penyaluran sebesar 1,170 juta ton dari total alokasi 2,9 juta ton atau sekitar 40,38 persen.


    Adapun Kecamatan Sukajaya berada di posisi keempat dengan capaian penyaluran sebesar 436,543 ton dari total alokasi 1,141 juta ton atau mencapai 39,97 persen. Penyaluran di wilayah tersebut dilakukan oleh distributor CV Setia Kaum Tani (SKT).


    Kepala Bidang Sarana Pertanian DTPHP Kabupaten Bogor, Ruhendra menilai tingginya realisasi penyaluran pupuk subsidi menunjukkan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, distributor, kios resmi, hingga kelompok tani.


    “Sinergi yang baik ini penting untuk menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan kebutuhan pupuk petani dapat terpenuhi,” katanya.(*)

    Sementara itu, perwakilan Pelaku Usaha Distribusi (PUD) HMU Kurniadi dari Kopgim berharap distribusi pupuk subsidi ke depan dapat terus berjalan tepat sasaran dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

    “Harapannya penyaluran pupuk subsidi semakin optimal sehingga kesejahteraan petani di Kabupaten Bogor juga ikut meningkat,” tandasnya.(*) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini