indate.net-BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Wishnu Ardiansyah, mengingatkan PT Promix Prima Karya selaku pelaksana pembangunan trase baru Batutulis agar mengerjakan proyek sesuai spesifikasi teknis dan target waktu yang telah ditetapkan.
Menurut Wishnu, proyek trase baru Batutulis di Kelurahan Lawanggintung memiliki peran penting sebagai akses penghubung bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kecamatan Bogor Selatan, yang juga merupakan daerah pemilihannya di DPRD Kota Bogor.
Ia mengatakan, DPRD Kota Bogor melalui Komisi III akan terus melakukan pengawasan terhadap proses pembangunan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar.
“Karena pengalaman dari pembangunan jalan sebelumnya ada masalah, sehingga sampai hari ini kondisi jalannya rusak. Jadi, DPRD melalui Komisi III berkomitmen terus mengawasi pembangunan supaya sesuai dengan spek yang sudah ditetapkan, dan ini juga sudah kita sampaikan ke Dinas PUPR,” ujar Wishnu, Minggu (24/5/2026).
Wishnu berharap pembangunan trase baru Batutulis memiliki kualitas konstruksi yang lebih baik dan struktur jalan yang lebih kuat dibanding proyek Jalan Saleh Danasasmita yang sebelumnya mengalami kerusakan hingga tidak dapat dilintasi seluruh kendaraan.
Selain kualitas pembangunan, ia juga menyoroti pentingnya ketepatan waktu pengerjaan proyek. Berdasarkan rencana, pembangunan trase baru Batutulis ditargetkan rampung pada Oktober 2026 atau paling lambat akhir November 2026.
Ia meminta pihak pelaksana dapat menyelesaikan proyek tepat waktu agar akses tersebut segera dimanfaatkan masyarakat, khususnya warga Bogor Selatan.
“Jalan itu bukan sekadar akses, tapi lebih kepada nadi kehidupan masyarakat Bogor Selatan. Untuk kesehatan, pendidikan, termasuk dalam hal pekerjaan. Bahkan, jalan itu juga merupakan akses menuju salah satu lokasi pelaksanaan Porprov Jabar. Jadi, saya tekankan betul agar kualitasnya dijaga dan tepat waktu,” tegasnya.
Wishnu menambahkan, DPRD Kota Bogor akan melakukan pengawasan secara berkelanjutan, baik melalui kunjungan lapangan maupun koordinasi dengan dinas terkait guna memastikan proyek berjalan sesuai rencana.(*)


