indate.net-Memotong kuku merupakan bagian dari menjaga kebersihan diri yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Selain bernilai kesehatan, praktik ini juga memiliki adab dan waktu-waktu tertentu yang dianggap lebih utama untuk dilakukan.
Dalam berbagai anjuran keagamaan, hari Jumat disebut sebagai waktu terbaik untuk memotong kuku. Hari tersebut dinilai sebagai momen yang tepat untuk membersihkan diri, terutama sebelum menunaikan salat Jumat.
Selain Jumat, hari Senin dan Kamis juga kerap disebut sebagai alternatif waktu yang baik. Kedua hari ini diyakini membawa keberkahan, termasuk dalam hal kesehatan dan rezeki, meskipun tidak seutama hari Jumat.
Dari sisi waktu pelaksanaan, memotong kuku dianjurkan dilakukan dalam kondisi suci, seperti setelah berwudhu. Beberapa pendapat juga menyarankan agar aktivitas ini dilakukan di luar rumah sebagai bagian dari adab kebersihan.
Adapun jika tidak sempat melakukannya pada hari Jumat, hari Sabtu masih diperbolehkan sebagai pilihan. Namun demikian, Jumat tetap menjadi hari yang paling dianjurkan.
Dalam praktiknya, terdapat pula anjuran terkait perlakuan terhadap potongan kuku. Umat Islam disarankan untuk mengubur potongan kuku di dalam tanah sebagai bentuk penghormatan terhadap bagian tubuh manusia.
Meski terdapat keutamaan pada hari-hari tertentu, memotong kuku pada dasarnya dapat dilakukan kapan saja ketika kuku sudah mulai panjang. Hal ini sejalan dengan prinsip utama menjaga kebersihan dan kesehatan diri.
Sebagai catatan, terdapat batas waktu maksimal untuk membiarkan kuku tidak dipotong, yakni tidak lebih dari 40 hari. Anjuran ini bertujuan agar kebersihan diri tetap terjaga secara konsisten.(*)


