indate.net BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menargetkan capaian “Empat Sukses” dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2026 (Porprov Jabar 2026). Target tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada kesuksesan olahraga semata, tetapi juga memberikan efek ekonomi dan sosial bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah di Kota Bogor.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor, Anas S. Rasmana, menjelaskan bahwa konsep Empat Sukses menjadi fokus utama Pemkot Bogor selama menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar tingkat provinsi di Jawa Barat tersebut.
“Kami menargetkan Empat Sukses. Pertama sukses penyelenggaraan, di mana kita harus ramah kepada tamu dan memberikan pelayanan yang baik. Bahkan kami mensyaratkan hotel menyediakan fasilitas antar-jemput bagi atlet dan ofisial,” ujar Anas kepada wartawan, Rabu (3/3).
Target Prestasi 100 Medali Emas
Selain sukses penyelenggaraan, Dispora Kota Bogor juga menargetkan sukses prestasi dengan capaian minimal 100 medali emas bagi kontingen Kota Bogor.
Menurut Anas, target tersebut menjadi motivasi bagi para atlet daerah untuk meningkatkan performa dan mempersiapkan diri secara maksimal menjelang kompetisi.
“Sukses kedua adalah sukses prestasi. Kota Bogor menargetkan meraih 100 medali emas. Ini tentu membutuhkan kerja keras dari seluruh atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan atlet terus dilakukan melalui berbagai program latihan intensif dan kompetisi sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov.
Penataan Administrasi Jadi Perhatian
Poin ketiga dalam konsep Empat Sukses adalah sukses administrasi. Pemkot Bogor berkomitmen memastikan seluruh proses penyelenggaraan berlangsung tertib dan sesuai aturan.
Anas menyebut, berbagai persiapan administratif telah dilakukan, mulai dari regulasi hingga pembentukan organisasi penyelenggara.
“Kami sudah memiliki landasan hukum berupa Surat Keputusan Gubernur terkait penyelenggaraan Porprov. Selain itu, anggaran juga sudah disiapkan sebesar Rp58 miliar,” ungkapnya.
Selain dukungan anggaran, Dispora juga telah menyusun jadwal pertandingan lengkap dengan lokasi atau venue yang akan digunakan.
“Kami juga sudah menyiapkan jadwal pertandingan beserta venue-nya. Selain itu, dua organisasi besar juga sudah dibentuk, yakni panitia besar (PB) penyelenggara dan kontingen Kota Bogor,” tambahnya.
Dorong Perputaran Ekonomi Lokal
Sementara itu, sukses keempat yang ingin dicapai adalah sukses ekonomi, yaitu terciptanya perputaran ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Anas berharap penyelenggaraan Porprov Jabar di Kota Bogor mampu menggerakkan sektor usaha lokal, mulai dari perhotelan, restoran, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak ekonomi. Tidak hanya hotel dan restoran yang bergerak, tetapi juga pengusaha kecil, pelaku UMKM, hingga pedagang lokal,” ujarnya.
Dengan ribuan atlet, ofisial, dan suporter yang diperkirakan datang ke Kota Bogor selama Porprov berlangsung, potensi peningkatan aktivitas ekonomi dinilai cukup besar.
Sebanyak 17 Venue Disiapkan
Dalam mendukung penyelenggaraan Porprov, Dispora Kota Bogor telah menyiapkan sekitar 17 venue pertandingan yang tersebar di berbagai lokasi.
Beberapa di antaranya berada di kawasan Bogor, seperti GOR Pajajaran, kawasan IPB University Gymnasium, serta fasilitas olahraga di wilayah Bogor Selatan dan Bogor Barat.
“Venue di Kota Bogor saat ini sudah siap. Salah satunya di kawasan Green Forest Bogor Selatan, kemudian gimnasium milik IPB University, GOR Pajajaran, serta fasilitas di BSS Bogor Barat,” kata Anas.
Selain venue di Kota Bogor, beberapa cabang olahraga juga akan digelar di lokasi lain di Jawa Barat, menyesuaikan kebutuhan fasilitas olahraga tertentu.
Untuk cabang olahraga dansa, pertandingan akan digelar di kawasan Arcamanik. Sementara cabang olahraga ski akan memanfaatkan fasilitas di kawasan Bumi Parahyangan.
Adapun cabang olahraga gantole akan dilaksanakan di Majalengka, sedangkan paralayang digelar di kawasan Puncak.
Untuk cabang olahraga arung jeram, penyelenggara memilih Sungai Cisadane di wilayah Pamoyanan sebagai lokasi pertandingan.
“Alhamdulillah, untuk arung jeram kita menggunakan Sungai Cisadane di Pamoyanan. Kami optimistis seluruh venue siap digunakan saat Porprov berlangsung,” ujar Anas.
Optimistis Beri Dampak Positif
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pemkot Bogor optimistis mampu menjadi tuan rumah yang baik sekaligus memberikan pengalaman positif bagi para atlet dan tamu dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Melalui konsep Empat Sukses, Pemkot Bogor berharap penyelenggaraan Porprov Jabar 2026 tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga meninggalkan dampak jangka panjang bagi perkembangan olahraga dan perekonomian daerah.(*)


