indate.net-BOGOR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor melakukan pembersihan intensif pasca perayaan malam takbiran dengan menyasar sejumlah titik yang mengalami lonjakan volume sampah.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama berada di kawasan Simpang MA Salmun hingga Sawo Jajar, khususnya di sekitar area dekat pusat perbelanjaan Ramayana. Tumpukan sampah di wilayah tersebut meningkat signifikan akibat aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang memadati kawasan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kepala DLH Kota Bogor, Deni Wismanto, menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan sedikitnya 15 armada truk untuk mengangkut sampah sejak malam hingga dini hari.
“Petugas kami langsung bergerak di sejumlah titik, khususnya di Simpang MA Salmun dan Sawo Jajar, dengan menurunkan sekitar 15 truk untuk mengangkut sampah yang menumpuk,” ujar Deni saat dikonfirmasi, Sabtu (21/3/2026).
Ia menjelaskan, mayoritas sampah yang diangkut berasal dari sisa aktivitas perdagangan, seperti plastik, sisa makanan, serta peti kayu bekas wadah barang dagangan.
Berdasarkan perkiraan, volume sampah di kawasan tersebut mencapai puluhan ton. Dengan kapasitas rata-rata tiga ton per truk, total sampah yang diangkut di sekitar Salmun diperkirakan mencapai sekitar 45 ton. Jika digabungkan dengan wilayah lain seperti Merdeka dan Gunung Batu, jumlahnya mendekati 70 ton dalam satu malam.
Deni menegaskan, upaya cepat ini dilakukan untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga, terutama menjelang pelaksanaan salat Idulfitri dan meningkatnya aktivitas masyarakat selama hari raya.
“Kami ingin memastikan kondisi kota tetap bersih dan nyaman bagi warga yang merayakan Idulfitri,” tutupnya.(*)


