-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dari Bangunkan Sahur hingga Minta THR, Tradisi Pemuda Cimanggu Gang Tijan Jadi Simbol Kebersamaan

    Indate News
    19/03/26, Maret 19, 2026 WIB Last Updated 2026-03-19T03:31:09Z


    indate.net-BOGOR-Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan, suasana berbeda tampak di kawasan Cimanggu Gang Tijan RT 03/15, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Sejumlah pemuda setempat menggelar kegiatan unik dengan berkeliling meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga sekitar.


    Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Warga terlihat dengan sukarela memberikan THR sebagai bentuk dukungan terhadap tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun di lingkungan tersebut.


    Tradisi meminta THR ini bukan sekadar kegiatan biasa, melainkan menjadi simbol kebersamaan sekaligus penanda berakhirnya ibadah puasa Ramadan. Selain mempererat hubungan sosial antarwarga, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi generasi muda untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.


    Koordinator Tim Pembangun Saur, Abadal, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan pemuda tidak hanya dilakukan di penghujung Ramadan. Sejak awal bulan puasa, para pemuda telah aktif membangunkan sahur warga setiap dini hari.


    “Sejak awal Ramadan, kami rutin berkeliling membangunkan sahur warga sekitar pukul 03.00 WIB dengan alat musik sederhana seperti drum, botol, dan peralatan seadanya. Ini sudah menjadi bagian dari tradisi kami,” ujar Abadal.


    Ia menambahkan, kegiatan meminta THR yang dilakukan di akhir Ramadan merupakan bentuk apresiasi sekaligus penutup dari rangkaian kegiatan selama bulan suci.


    “THR yang kami kumpulkan biasanya digunakan untuk kebutuhan bersama pemuda dan kegiatan lingkungan. Yang terpenting adalah kebersamaan dan silaturahmi tetap terjaga,” tambahnya.


    Warga setempat menilai tradisi ini memiliki nilai positif karena mampu memperkuat rasa gotong royong serta menjaga hubungan harmonis antarwarga. Meski dilakukan secara sederhana, kegiatan ini menjadi momen yang dinanti setiap tahunnya.


    Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, tradisi unik di Cimanggu Gang Tijan ini diharapkan dapat terus lestari sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat Kota Bogor.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini