-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Rekrutmen Direksi Tirta Pakuan Mulai Jalan, Pendaftaran Ditutup 14 Januari, Dua Orang Sudah Mendaftar

    Indate News
    10/01/26, Januari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-01-10T12:06:01Z


    indate.net-BOGOR – Proses seleksi jajaran direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor resmi dimulai. Hingga hari pertama pendaftaran, Panitia Seleksi (Pansel) mencatat sudah ada dua kandidat yang mendaftarkan diri.


    Ketua Pansel, Hanafi, mengungkapkan bahwa kedua pelamar tersebut memilih posisi yang berbeda. Satu orang mendaftar sebagai calon Direktur Keuangan, sementara satu lainnya mengajukan diri untuk posisi Direktur Operasional.


    “Baru dua orang yang mendaftar dan keduanya memilih formasi yang berbeda,” kata Hanafi saat ditemui, Jumat (9/1/2026).


    Menurutnya, pendaftaran masih dibuka hingga 14 Januari 2026 dan bersifat terbuka tanpa pembatasan jumlah peserta. Masyarakat yang memenuhi persyaratan masih memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi tersebut.


    “Tidak ada kuota peserta. Pendaftaran masih berjalan beberapa hari ke depan,” ujarnya.


    Hanafi menegaskan, identitas para pelamar belum dapat disampaikan ke publik demi menjaga independensi dan integritas proses seleksi. Ia juga menekankan bahwa rekrutmen ini mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017, Permendagri Nomor 37 Tahun 2018, serta Permendagri Nomor 23 Tahun 2024.


    “Seleksi ini dibuka bagi profesional yang memenuhi persyaratan administrasi dan memiliki integritas serta kemampuan kepemimpinan,” jelasnya.


    Seleksi direksi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola Perumda Tirta Pakuan agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan air minum bagi masyarakat Kota Bogor.


    Sebelumnya, Pansel juga telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Kementerian Dalam Negeri dan sejumlah pemangku kepentingan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.


    Penambahan formasi direksi, lanjut Hanafi, berkaitan dengan adanya perluasan tugas perusahaan, khususnya dalam pengelolaan air limbah. Perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) tersebut telah mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri melalui Surat Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Nomor 900.1.13.2/8149/Keuda.


    Adapun tahapan seleksi dimulai dari pendaftaran dan pengumuman pada 8–14 Januari 2026, dilanjutkan seleksi administrasi serta penelusuran rekam jejak pada 15–23 Januari 2026. Hasil tahap ini akan diumumkan pada 26 Januari 2026.


    Tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), yang meliputi psikotes, ujian tertulis keahlian, dan penulisan makalah, dijadwalkan pada 27–28 Januari 2026. Sementara presentasi makalah dan wawancara akan dilaksanakan pada 10–11 Februari 2026, dengan pengumuman hasil UKK pada 13 Februari 2026.


    Tahapan akhir berupa wawancara kepala daerah direncanakan berlangsung pada 18 Februari 2026, dilanjutkan penyampaian nama calon direksi kepada Menteri Dalam Negeri pada 19 Februari 2026. Penetapan dan pelantikan direksi terpilih akan dilakukan setelah terbitnya surat pertimbangan dari Kemendagri. Seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan secara daring.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini