indate.net-BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Partai Gerindra, Said Muhammad Mohan, menyebut geliat pembangunan di Kota Bogor menunjukkan tren positif dan signifikan menuju tahun 2027. Berbagai program strategis dari pemerintah pusat hingga provinsi dinilai mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Selatan.
Hal tersebut disampaikan Said saat ditemui Rabu (14/1/2026) di Pajajaran Suite BNR, Kota Bogor. Ia mengungkapkan, sejumlah program nasional telah berjalan dan menjadi pengungkit pembangunan daerah. Salah satunya adalah Sekolah Garuda yang telah beroperasi, serta Sekolah Rakyat yang kini tengah dipersiapkan Pemerintah Kota Bogor, termasuk pada tahap awal penyediaan lahan.
Selain sektor pendidikan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat juga disebut membawa efek berantai yang besar terhadap perekonomian masyarakat. Dampak tersebut dirasakan cukup kuat oleh warga di Kecamatan Bogor Selatan.
Tak hanya dari pusat, dukungan pemerintah provinsi juga turut memperkuat pembangunan daerah. Said menyoroti proyek infrastruktur Batutulis yang kini telah memasuki tahap krusial. Ia menjelaskan, proses pengadaan lahan telah dirampungkan melalui APBD Perubahan 2025 dengan anggaran terserap mencapai Rp19,9 miliar.
“Pada triwulan pertama tahun ini, kami terus berkomunikasi dengan DPRD Provinsi Jawa Barat agar pembangunan fisik bisa segera dimulai. Harapannya, proyek tersebut dapat rampung pada November dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama warga Bogor Selatan,” ujarnya.
Di sisi lain, Said juga menyoroti persoalan kerawanan bencana yang masih menjadi pekerjaan rumah di wilayah selatan Kota Bogor. Menurutnya, pemerintah daerah bersama OPD terkait dan pihak kecamatan telah memetakan sejumlah kawasan yang masuk kategori zona rawan.
Langkah penanganan pun telah disiapkan, salah satunya melalui relokasi warga dari kawasan berisiko tinggi. Ia menyebut, proses relokasi di wilayah Pamoyanan telah diselesaikan, sementara wilayah lain seperti Diponegoro masih menunggu penetapan lokasi yang tepat.
“Kami terus mendorong agar Pemkot dapat menyiapkan skema relokasi, termasuk memanfaatkan aset daerah yang memungkinkan, demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya.


