-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, DPRD Jabar Fetty Anggraenidini Imbau Warga Bogor Tingkatkan Kewaspadaan

    Indate News
    31/01/26, Januari 31, 2026 WIB Last Updated 2026-01-31T04:27:43Z


    indate.net-BOGOR – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) VII Kota Bogor, Fetty Anggraenidini, mengungkapkan keprihatinannya atas rangkaian bencana longsor yang terjadi di Kota Bogor. Berdasarkan informasi yang diterimanya, tercatat sebanyak 26 kejadian longsor terjadi dalam satu hari, yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan rumah warga.


    “Dari informasi yang saya terima, kemarin terjadi 26 bencana longsor di Kota Bogor. Salah satu peristiwa tersebut menelan korban jiwa, yakni seorang warga lanjut usia yang meninggal dunia di RW 16, Kelurahan Bondongan,” ujar Fetty saat dikonfirmasi, Jumat (30/01/2026)


    Atas kejadian tersebut, Fetty menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh warga yang terdampak, khususnya kepada keluarga korban meninggal dunia. Ia juga menyebutkan bahwa lima rumah warga terdampak longsor, sementara dua kepala keluarga terpaksa mengungsi demi keselamatan.


    “Saya turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucapnya.


    Fetty berharap tidak terjadi longsor susulan di wilayah Kota Bogor. Ia juga mendoakan agar warga yang saat ini mengungsi dapat segera kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi dinyatakan aman dan terkendali.


    Lebih lanjut, Fetty mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan informasi terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan mulai terjadi pada awal Februari.


    “Warga Bogor harus lebih berhati-hati, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan longsor seperti tebing. Jika memungkinkan, sebaiknya sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat terdekat untuk mengantisipasi potensi bencana susulan,” jelasnya.


    Selain itu, Fetty juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan, yang dapat memperparah kondisi drainase dan meningkatkan risiko bencana alam.


    “Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Sampah yang dibuang sembarangan bisa memicu banjir dan longsor,” tegasnya.


    Terkait penanganan pascabencana, Fetty menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Bogor, dan selanjutnya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat guna memastikan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.


    “Koordinasi terus kami lakukan karena ada warga yang saat ini mengungsi. Pengungsian ini tidak bersifat singkat, mengingat kejadian longsor menimpa rumah kontrakan, sehingga warga harus menunggu hingga situasi benar-benar kondusif,” ungkapnya.


    Ia berharap seluruh proses penanganan dapat berjalan dengan lancar, bantuan segera tersalurkan, serta rumah-rumah yang terdampak longsor dapat memperoleh perhatian dari Pemerintah Kota Bogor maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat, baik melalui perbaikan rumah maupun solusi relokasi bagi warga terdampak.


    “Mudah-mudahan bantuan segera datang dan warga bisa kembali menjalani kehidupan dengan aman dan layak,” pungkas Fetty.(JM)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini