-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dirut PPJ Optimistis Pasar Jambu Dua Raih Predikat SNI, Dukung Bogor Rebut Adipura

    Indate News
    28/08/25, Agustus 28, 2025 WIB Last Updated 2025-08-28T12:00:16Z


    indate.net-BOGOR – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor tengah mempersiapkan Pasar Jambu Dua untuk mengikuti sejumlah lomba tingkat nasional pada 2025. Pasar ini ditunjuk mewakili Kota Bogor dalam penilaian Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat, Pasar Sehat, hingga mendukung target Adipura.


    Direktur Utama PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin, menjelaskan pemilihan Pasar Jambu Dua dilakukan berdasarkan beberapa pertimbangan. Selain kesiapan sarana dan prasarana, pasar tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk meraih predikat SNI.


    “Untuk SNI, kita sedang mengupayakan segala sesuatunya. Mulai dari perbaikan drainase, petunjuk arah, akses disabilitas, hingga kebersihan, kenyamanan, dan keamanan pasar. Tim penilai sudah dua hingga tiga kali meninjau, dan kita terus melengkapi kekurangannya,” ujar Jenal kepada wartawan, Kamis (28/8/2025).


    Ia menambahkan, pemilihan Pasar Jambu Dua juga dilakukan secara bergiliran. Tahun sebelumnya, Pasar Gunung Batu mendapat predikat SNI. Menariknya, Kepala Unit Pasar Jambu Dua saat ini adalah Iwan Arief Budiman, yang juga berhasil membawa Pasar Gunung Batu meraih predikat tersebut.


    “Tahun lalu kita juara lewat Pasar Gunung Batu, dan kebetulan kanitnya Pak Iwan. Jadi, kita coba taruh beliau di Pasar Jambu Dua. Mudah-mudahan bisa mengulang prestasi,” jelasnya.


    Selain SNI, PPJ juga menargetkan Pasar Jambu Dua dapat mendukung Pemkot Bogor dalam meraih kembali predikat Adipura dan penilaian Kota Sehat.


    “Intinya, pasar ini harus bisa diakses dengan nyaman oleh masyarakat, baik dari sisi kesehatan, kebersihan, maupun fasilitas umum. Kalau pasar sudah ber-SNI, dampaknya sangat positif bagi citra Kota Bogor,” tegas Jenal.


    Selain pembenahan fisik, PPJ juga tengah menyiapkan relokasi pedagang Pasar Bogor ke Pasar Jambu Dua dan Pasar Sukasari. Jenal menyebut, dari total 1.140 kios di Pasar Jambu Dua, sekitar 30–40 persen sudah terisi pedagang, terutama di lantai dasar.


    “Relokasi pedagang akan dimulai 31 Agustus. Kami sudah lebih dari 30 kali bertemu dengan paguyuban pedagang. Alhamdulillah, mereka sepakat mendukung program revitalisasi pasar. Harapan kami, akhir September seluruh pedagang sudah menempati kios di Jambu Dua dan Sukasari,” ucapnya.


    Menurut Jenal, kendala yang dihadapi selama ini lebih banyak pada komunikasi dan kesiapan pedagang, termasuk renovasi kios hingga urusan kredit. Namun, ia optimistis proses ini segera tuntas.


    “Besar harapan kami, dengan upaya yang dilakukan, pada akhir September semuanya sudah clear. Pedagang pindah, pasar siap, dan penilaian SNI bisa berjalan maksimal,” pungkasnya.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini