• Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Minta Genjot Pendapatan Dari Sektor Sedot Tinja

    Indate News
    04/01/24, Januari 04, 2024 WIB Last Updated 2024-01-04T10:37:50Z


    indate.net-BOGOR - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor siap menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi dari sedot kakus di wilayah Kota Bogor dan sekitarnya.  Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim usai meninjau UPTD Pengelola Limbah (PAL) DPUPR Kota Bogor di Jalan Panduraya, Kecamatan Bogor Utara pada Kamis (4/1/2024). 


    “Ini dalam rangka kami melihat perkembangan dari UPTD PAL kami. Mungkin belum banyak masyarakat yang menyadari bahwa layanan-layanan yang dilaksanakan oleh UPTD PAL ini sebetulnya adalah layanan dasar yang mesti diketahui oleh banyak orang. Salahsatunya adalah untuk pelayanan sedot tinja yang selama ini mungkin masyarakat belum mengetahui bahwa UPTD PAL melayani sedot tinja dengan harga yang cukup ekonomis dengan pelayanan yang maksimal,” ungkap Dedie kepada wartawan.

    Dedie memaparkan, mungkin karena informasi atau promosinya kurang gen­­car, maka sebagian masyarakat masih memanfaatkan sedot tinja mi­­lik perusahaan-perusahaan swasta lainnya. “Ini kesempatan kami diawal tahun 2024 untuk mempromosikan layanan sedot tinja dari UPTD PAL Dinas PUPR Kota Bogor yang saya pikir ini salah satu layanan yang pasti bisa memenuhi harapan masyarakat,” papar Dedie didampingi Sekretaris DPUPR Kota Bogor M. Hutri. 


    Dedie menjelaskan, kemudian yang kedua, pihaknya meninjau kesiapan dari UPTD PAL untuk mengantisipasi apabila nanti IPAL di Kayumanis bisa dilaksanakan pembangunannya dan berfungsi. Nah ini harus dibicarakan lebih detail persiapan tentang IPAL Kayumanis, sehingga nanti ter­integrasi juga dengan layanan yang ada di PUPR. 


    “Jadi ada wacana mungkin nanti membuat semacam kerjasama an­tara PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor dengan UPTD PAL. Meningkatkan jumlah PAD juga. Karena layananya bukan hanya sedot tinja tetapi juga ada limbah cair dan bus toilet. Bus toilet ini juga sebetulnya peminatnya cukup besar, hanya promosinya kurang gencar. Jadi banyak event-event di Bogor yang belum me­­manfaatkannya,” jelasnya. 


    “Tetapi tentu kedepannya kami juga harus memikirkan ada unit baru yang bisa mengisi atau menambah armada, sehingga kalau memang ada beberapa event berlangsung bersamaan bisa dilayani bersama-sama. Kepada masyarakat Bogor dan sekitarnya saya menginformasikan bahwa untuk sedot tinja bisa dilayani oleh UPTD PAL kami dengan harga ekonomis dikisaran Rp250 ribu untuk rumah tangga sampai dengan Rp600 ribu untuk pelaku usaha,” tambah Dedie.(*)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Kabupaten Bogor

    +