• Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Lolos Uji Beban, Besok Jokowi Akan Resmikan Jembatan Otistas

    Indate News
    18/12/23, Desember 18, 2023 WIB Last Updated 2023-12-18T09:40:40Z


    indate.net-BOGOR – Presiden Indonesia Joko Widodo dijadwalkan akan hadir dalam pembukaan Jembatan Otista, Selasa (19/12/23). Dan mulai Selasa, jembatan yang dibangun dengan anggaran provinsi tersebut bisa dilalui kendaraan.


    Saat ini kondisi di lokasi Jembatan Otista sendiri sudah terlihat bersih dan para pekerja juga sudah tidak berada di jembatan. Untuk beberapa pekerjaan minor seperti pemasangan JPU, pengecatan trotoar, dan sebagainya juga sudah rampung dilakukan. 


    Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Rena Da Frina mengatakan, jika konstruksi baru dari jembatan Otista ini sudah melalui tahap perhitungan yang sangat matang, khususnya soal ketahanannya terhadap beban serta getaran. Bahkan Rena menambahkan, jika Jembatan Otista yang baru selesai direvitalisasi ini bisa bertahan 80 hingga 100 tahun ke depan. “Estimasinya itu, jembatan itu tahan 80 sampai 100 tahun. Nanti paling pun ada perbaikan-perbaikan railing atau apalah, tapi kalau jembatannya sudah didesain 80 sampai 100 tahun,” tandasnya.


    Selain itu, Rena juga menjelaskan, soal hasil musyawarah dengan berbagai pihak yang kemudian diputuskan jika Pemkot Kota Bogor mengambil opsi untuk tetap mempertahankan pelengkung jembatan bangunan masa kolonial Belanda sebagai salah satu heritage Kemudian Jembatan Otista yang awalnya menjadi penyumbat lalu lintas di jalur sistem satu arah (SSA) di pusat kota tersebut, sekarang ini dilebarkan menjadi 22 meter dengan badan jembatan seluas 17 meter lalu sisanya adalah pedestrian.


    “Itu sudah sepakat, untuk itu ada beberapa penyesuaian peren­canaan, termasuk tingkat elevasi, ketinggian,” terang Rena. Jadi ketika pelengkung dan semuanya dibongkar dari badan jembatan ada kenaikan sebanyak 1,8 meter. Hal itu kemudian menyebabkan bangunan Jembatan Otista yang baru memiliki kemiringan sebanyak 5 derajat.


    Kemudian, pelengkung yang tadi­nya menopang Jembatan Otista ini selama ratusan tahun, kini menjadi objek wisata baru di Kota Bogor. “Bisa dilihat lewat tangga inspeksi di bawah, jadi ditinggal sebagai objek wisata di situ. Dia tidak membebani dan membebani struktur jembatan yang baru. Jadi dia berdiri sendiri, jadi sebagai hiasan aja,” pungkas Rena.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Kabupaten Bogor

    +