Iklan

Pemkot Bogor Belum Terapkan WFH Bagi ASN, karena Dinilai Polusi Udara Belum Mengkhawatirkan

Indate News
26/08/23, Agustus 26, 2023 WIB Last Updated 2023-08-26T07:42:16Z


indate.net-Pemerintah kota (Pemkot) Bogor belum akan mengambil kebijakan di terapkannya Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) terkecuali kelompok yang rentan atau memiliki resiko tinggi terpapar polusi udara.

Wali Kota Bogor Bima Arya  menyampaikan, memang di kota Bogor ini situasinya belum terlalu mengkhawatirkan kualitas udara memburuk kadang- kadang kuning kadang - kadang merah tapi secara keseluruhan, sehingga situasi itu belum membuhtukan kebijakan WFH.

Karena itu pemerintah kota Bogor tidak menerapkan WFH karena pertimbangan data angka terkait kualitas udara dan juga efektifitas kinerja pegawai.

"WFH tidak diberlakukan, kita melihat bahwa WFH ini belum tentu juga efektif karena sering kali diberlakukan nya WFH bisa mempengaruhi kinerja ASN," kata Bima, di Balai kota Bogor,  Jum'at 25 Agustus 2023.

Kecuali bagi ASN yang beresiko tinggi, ASN yang Hamil misalnya atau ASN yang memiliki penyakit bawaan diminta untuk WFH dalam selama intruksi wali kota ini dikeluarkan sampai jangka waktu yang tidak di tentukan.

"Jadi khusus WFH ini bagi yang beresiko tinggi hamil ataupun memiliki penyakit ISPA atau penyakit rentan yang lainnya," jelasnya.

Bima menghimbau agar warga Bogor untuk selalu memantau perkembangan mengenai angka polusi udara di kota Bogor yang mulai besok akan ditayangkan di semua kanal informasi Pemkot dan layar LED di berbagai sudut kota.

"Jadi Kominfo akan bekerja sama dengan Bapeda dengan IPB untuk menayangkan Angka polusi udara Real time di kota Bogor dan warga diminta untuk memantau itu," ujarnya 

"Kalau angkanya kuning dan merah berarti menghawatirkan maka diminta untuk menggunakan masker. Jadi penggunaan masker ini situasional melihat dari tingkat polusi udara di kota Bogor," tutupnya.(ian)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Kabupaten Bogor

+