Iklan

Selama Bulan Juni 2023, Polresta Bogor Kota Meringkus 24 Tersangka Narkotika

Indate News
06/07/23, Juli 06, 2023 WIB Last Updated 2023-07-06T08:46:16Z


indate.net-Selama bulan Juni 2023 Satnarkoba Polresta Bogor Kota,  berhasil meringkus 24 tersangka tindak pidana narkotika di beberapa wilayah yang ada di Kota Bogor 

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, dari satnarkoba Polresta Bogor Kota, selama bulan Juni 2023 ini menangkap sejumlah 24 tersangka dengan jumlah pelaporan polisi sebanyak 19 kasus.

"Dimana untuk penyalahgunaan sabu sabu itu 9 orang yang kita tangkap kemudian untuk ganja ada 2 orang yang kita tangkap, untuk tembakau sintetis ada 10 orang yang kita tangkap dan obat psikotropika jenis alprazolam dan Dumolit ada 3 tersangka yang kita tangkap," ungkap Kapolresta kepada awak media, Kamis 6 Juli 2023.

"Untuk barang bukti yang kita sita, untuk sabu sabu total ada 25,85 gram, dan untuk ganja 5,26 kilo gram jadi ada 5260 gram, untuk tembakau sintetis ada 346,25 gram, kemudian obat psikotropika ada 138 butir," bebernya," sambungnya.

Lanjut dia, peredaran narkotika ada di beberapa TKP di wilayah kota Bogor, diantarnya, wilayah Bogor Utara sendiri ada 5 tempat, Bogor Timur 5 tempat, Bogor Selatan 2 tempat, Bogor Tengah 2 tempat dan Bogor Barat serta Tanah Sareal 2 tempat.

Bahwa setiap hari , lanjut Kapolresta, Tim Kujang Polresta Bogor Kota terus melakukan penindakan terhadap miras dan obat obat terlarang yang merupakan aduan masyarakat. 

Disisi lain, Garda, Raimas Lalulintas, melakukan kegiatan seperti membubarkan kerumunan mencegah hal yang tidak diinginkan, kemudian keluhan keluhan masyarakat seperti orang yang berpesta miras sampai larut malam.

"Modus transaksi jual beli narkoba ini dengan cara sistem tempel atau pembeli memesan kepada bandar dengan menggunakan media sosial," ujar Kapolresta.

Diantara para pelaku ini salah satunya kita tangkap dengan inisial (MAP), dimana dia menjual tembakau sintetis dan kedapatan ada 7 bungkus plastik klip narkotika jenis tembakau sintetis dia beli melalui media sosial, kemudian di ambil dengan cara sistem tempel dari pemilik akun media sosial bernama RFN.

"Kemudian kita kejar pelaku, yang semula dari (MAP) ke RFN dan berhasil kita amankan di daerah Ciomas oleh tim opnal satnarkoba Polresta Bogor Kota dan berhasil diamankan 22 bungkus narkotika jenis tembakau sintetis," jelasnya.

Masih kata Kapolresta, berhasil mengamankan residivis yang pada Juni 2020 yang menerima hukuman 2,5 tahun, kemudian kita tangkap kembali karena kedapatan ada sabu sabu di kantongnya dan juga dia melakukan transaksi yang kita dapatkan keterangan dari tersangka tersebut.

"Kepada para tersangka, kita jerat dengan undang-undang narkotika. Undangan-undangan nomor 35 tahun 2009 pasal 114 kemudian 111 dan juga 112 dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara," tutup Kapolresta.(ian)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Kabupaten Bogor

+