Iklan

Harapkan Aplikasi Yang Ada di Dinsos Diimplemantasikan

Indate News
02/03/23, Maret 02, 2023 WIB Last Updated 2023-03-02T10:53:50Z


indate.net-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar Bimtek Pendataan dan Pengelolaan Apli­­kasi Sosial Integrasi Data (SOLID) & Sis­­tem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation (SIKS-NG) Tahun 2023 di Saung Dolken, Cimahpar, Kecamatan Bogor Uta­­ra, belum lama ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah dalam sambutannya me­­negaskan, data menjadi hal yang pen­­ting. Sebab, aplikasi sebagus apapun yang dihasilkan jika tanpa diimbangi SDM dan tidak diupdate atau dimanfaatkan hanya akan menjadi nama semata.

Dirinya berharap aplikasi SOLID bisa seperti aplikasi Simpati yang digunakan Pemkab Sumedang dalam menangani persoalan stunting. “Diharapkan konek­­tivitas dan sinergitas ke depan menjadi satu kesatuan terkait penyajian informasi, saling belajar dari yang lain agar kedepan programnya menjadi lebih baik,” kata Sekda. Kepala Dinsos Kota Bogor, Fahru­­din memaparkan sejumlah data hasil implementasi dari aplikasi SOLID dan SIKS-NG, diantaranya peningkatan masyarakat yang berhasil mendaftarkan menjadi peserta BPJS Kesehatan PBI periode Juni sebanyak 1.842 menjadi 12.500 pada Desember 2022. Pengaduan masyarakat melalui SLRT - Puskesos mengalami penurunan dari 2.589 (2020), 1.985 (2021) menjadi 525 pengaduan pada tahun 2022. Dia bercerita saat baru saja dilantik ada pesan singkat dari Wali Kota Bogor untuk segera memperbaiki data. Harus diakui, Dinas Sosial belum sepenuhnya mampu menyajikan data yang fix dan akurat terkait PPKS di Kota Bogor yang harus dilayani. Namun setidaknya ada hasil signifikan dari ikhtiar berdasarkan data yang dikelola.

Melalui bimtek tersebut, Fahrudin berharap agar ke depan para lansia, difabel, warga miskin, ODGJ dan lainnya di wilayah bisa terdata secara akurat dan bisa diintervensi atau diperhatikan sesuai by name by address, sehingga mendukung dalam pengambilan kebijakan-kebijakan.

Selain itu data yang ada akan di komparasi dengan data kependudukan di Disdukcapil Kota Bogor maupun dari pusat sehingga menghasilkan data yang riil dan update. Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Bogor, Raden Medi Sandora menjelaskan, tujuan bimtek diantaranya untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat tidak mampu, memberikan kemudahan akses hak dan kewajiban bagi keluarga miskin untuk mendapatkan bantuan sosial, membantu dalam mendapatkan maupun menyajikan data yang tepat sasaran, menyiapkan data berkala yang menjadi tolak ukur pemerintah dalam mengambil kebijakan untuk menanggulangi kemiskinan.(*)


Komentar

Tampilkan

Terkini

Kabupaten Bogor

+