indate.net-BOGOR – Utusan Khusus Presiden Bidang Kepemudaan dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menyambangi Balai Kota Bogor, Kamis (10/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Raffi bersama Presiden Rans Simba, Gading Marten, bertemu Wali Kota Bogor Dedie Rachim untuk membahas peluang pengembangan olahraga, seni, dan kreativitas generasi muda di Kota Bogor.
Pertemuan tersebut menjadi ruang penjajakan kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan sejumlah pihak, khususnya dalam mendorong potensi anak muda melalui olahraga dan industri kreatif.
Salah satu sektor yang mendapat perhatian adalah olahraga basket. Raffi menyebut Kota Bogor akan menjadi salah satu basis pengembangan klub Rans Simba.
“Jadi kita menetapkan Bogor Pride. Saya ingin memajukan olahraga basketnya, Rans di Bogor dan presidennya Pak Gading Marten,” kata Raffi.
Raffi menilai Bogor memiliki potensi besar untuk dikembangkan tidak hanya sebagai kota wisata, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda di bidang olahraga maupun kreativitas.
Kedekatan Raffi dengan Kota Bogor juga menjadi salah satu alasan dirinya ingin ikut mendorong pengembangan berbagai potensi di kota tersebut. Ia mengaku memiliki kenangan tersendiri dengan Bogor karena pernah menjalani aktivitas syuting di sejumlah lokasi sekitar 25 tahun lalu.
“Dulu pertama kali syuting, tahun 2000 atau 2001 itu di sini. Jadi 25 tahun lalu syuting di IPB, di Kebun Raya, naik angkot yang hijau-hijau, saya hafal,” ujarnya.
Selain basket, Raffi juga membuka peluang pengembangan berbagai kegiatan seni dan kreativitas yang melibatkan anak muda. Sejumlah kegiatan, mulai dari festival kuliner hingga karnaval, disebut dapat menjadi bagian dari kolaborasi yang akan dijajaki.
“Dan mungkin nanti saya bersama Ariel, Desta, Gading, ada juga Dudas Mines One. Saya tanya Kang Wali Kota apa yang mau kita eksplor,” tuturnya.
Menurut Raffi, potensi Kota Bogor tidak berhenti pada sektor olahraga dan kreativitas. Kota Hujan itu juga memiliki kekayaan sejarah dan pariwisata yang dapat dikemas menjadi kegiatan yang lebih menarik bagi generasi muda.
Ia mencontohkan keberadaan Istana Bogor serta sejumlah kawasan bersejarah lainnya yang dinilai memiliki daya tarik untuk diperkenalkan lebih luas kepada generasi muda.
“Di sini juga ada Istana Bogor dari tahun 1745 dan tempat-tempat yang rasa-rasanya generasi muda juga harus tahu bagaimana cantiknya Kota Bogor,” ungkap Raffi.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyambut positif gagasan yang disampaikan Raffi Ahmad dan Gading Marten. Pemkot Bogor selanjutnya akan membahas peluang kerja sama yang dinilai dapat memberikan manfaat bagi pengembangan generasi muda di Kota Bogor.
“Kami berusaha mencari ide kreativitas, langkah-langkah apa saja yang kira-kira bisa kita kerjasamakan untuk membangun generasi Bogor ini yang unggul,” kata Dedie.(*)