-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pengangguran Kabupaten Bogor Tembus 218 Ribu, Job Fair Buka 6.056 Lowongan

    Indate News
    06/08/26, Agustus 06, 2026 WIB Last Updated 2026-08-05T22:41:42Z


    indate.net-CIBINONG – Tingginya angka pengangguran masih menjadi tantangan serius bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di Kabupaten Bogor mencapai sekitar 218 ribu orang.


    Besarnya jumlah angkatan kerja yang belum terserap optimal menjadi salah satu persoalan ekonomi yang perlu mendapat perhatian. Pemkab Bogor pun terus mendorong pembukaan lapangan kerja melalui berbagai program, salah satunya Job Fair.


    Job Fair digelar di Vivo Mall Sentul, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, selama dua hari, 5-6 Agustus 2026. Ribuan pencari kerja terlihat memadati lokasi sejak pagi untuk mencari peluang kerja dari perusahaan yang membuka lowongan.


    Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 53 perusahaan dengan 221 posisi pekerjaan. Dari ratusan posisi tersebut, kebutuhan tenaga kerja yang dibuka mencapai sekitar 6.056 orang.


    “Ada 53 perusahaan dalam job fair ini dengan 221 posisi yang dibuka dan jumlah kebutuhan pekerja kurang lebih 6.056 orang,” ujar Rudy kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).


    Menurut Rudy, upaya menekan angka pengangguran tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan job fair. Ia mendorong Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memperkuat kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya serta dunia usaha melalui Bogor Career Center.


    Rudy menilai keterlibatan perusahaan perlu diperluas agar pembukaan lapangan kerja dapat dilakukan secara berkelanjutan.


    “Perusahaan-perusahaan bisa kita komunikasikan setiap hari, setiap minggu. Mungkin satu perusahaan hanya butuh satu-dua orang karyawan baru. Tapi kalau ada 2.000 perusahaan, maka kurang lebih ada 4.000,” jelasnya.


    Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu berperan aktif menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan para pencari kerja. Dengan demikian, peluang penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Bogor diharapkan dapat terus meningkat.


    Rudy juga meminta para pencari kerja tetap optimistis dan tidak menyerah menghadapi ketatnya persaingan mendapatkan pekerjaan.


    “Kami akan berupaya menuntaskan satu per satu seluruh persoalan yang ada di Kabupaten Bogor. Maka kami berpesan untuk tetap semangat,” katanya.


    Disnaker: Job Fair Jadi Salah Satu Upaya Tekan Pengangguran


    Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, mengatakan Job Fair menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.


    “Berdasarkan data BPS, pengangguran di Kabupaten Bogor itu ada 218 ribu. Dengan data itu, maka kami melakukan job fair, salah satu langkah agar yang sedang menganggur bisa bekerja lewat pertemuan bersama pemberi kerja,” ujar Nana.


    Nana menjelaskan, Job Fair tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pencari kerja asal Kabupaten Bogor. Perusahaan maupun pencari kerja dari wilayah Jabodetabek juga diperbolehkan mengikuti kegiatan tersebut.


    Menurutnya, kesempatan mengikuti proses rekrutmen diberikan secara terbuka dan tidak diskriminatif. Sementara keputusan penerimaan tetap menjadi kewenangan masing-masing perusahaan berdasarkan kompetensi dan kualifikasi pencari kerja.


    “Ini pelamar dan perusahaannya dari Jabodetabek. Kalau ada masyarakat luar Kabupaten Bogor, kami tidak bisa menghalangi karena ini tidak boleh diskriminasi. Jadi, diterima atau tidaknya oleh perusahaan kembali lagi ke kompetensi yang dimiliki pencari kerja,” pungkasnya.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini